Jelang Lebaran, Harga Beras Tingkat Petani di Lahat Anjlok

Tanaman padi yang berada di Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan, Sabtu (30/4). (Foto : ismail)

KATANDA.ID, Lahat – Harga beras di tingkat petani mengalami penurunan saat Ramadan, Ruzali petani di Desa Tanjung Tebat Kecamatan Lahat Selatan Kabupaten Lahat, beras saat ini dijual seharga Rp 8.000 perkilogram.

Beras yang dijual itu, merupakan hasil panen petani sendiri, mengingat di Desa Tanjung Tebat, Banjar Negara, Tanjung Payang dan Nantal Kecamatan Lahat Selatan, merupakan kawasan lumbung padi dengan luasan mencapai ratusan hektar.

Bacaan Lainnya

“Iya, memang betul, harga beras saat ini Rp 8000 perkilogram, harga itu merupakan harga yang dijual petani, kalau dipasar mungkin beda. Namun harga itu termasuk murah,” ujar dia, Sabtu (30/04/2022).

Jali sapaan akrabnya menambahkan, petani juga berharap, harga beras dapat naik, karena banyak kebutuhan pokok ikut naik.

“Kami harapkan demikian, bagaimana bisa, beras harganya murah, namun kebutuhan pokok terus naik. Hasil panen tidak sebanding dengan harga bahan pokok lainnya,” ungkapnya.

Ketika ditanya alasan kenapa beras murah, dia tidak tahu alasannya.

“Saya tidak tahu, padahal kita ini kawasan lumbung padi, namun saya lihat, memang banyak beras dari luar masuk,” ungkap dia.

Sementara itu, Kusmala pemilik penggilingan padi di Desa Banjar Negara mengaku, bahwa harga beras saat ini tidak mengalami kenaikan, pihaknya tetap menjual beras seharga Rp 8000 perkilogram.

“Kami tetap jual Rp 8000, kalau dinaikkan, warga tidak mau beli, jadi tetap harga itu yang kami jual. Beras yang kami jual itu beras beras dari petani yang di giling disini,” pungkasnya. (ism)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *