Peminat Mobil Listrik Mulai di Lirik Konsumen

Branch Manager Hyundai Maju Motor Palembang Andry Ardila bersama jajaran Hyundai (lya)

KATANDA.ID, Palembang – Peminat mobil listrik di tanah air kini semakin banyak karena dinilai bisa menghemat pengeluaran sebab tidak harus membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) lagi.

Penjualan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) selama gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 mencetak rekor baru karena berhasil terjual 1.594 unit kendaraan listrik yang telah terjual.

Angka tersebut melebihi penjualan tahun 2021 dalam ajang yang sama, menandakan minat dari masyarakat atas transportasi terkait mengalami peningkatan.

Di Sumatera Selatan (Sumsel) sendiri saat ini ada sejumlah produsen kendaraan mobil listrik yang sudah memasarkan produk ini yakni Nissan, Hyundai dan Wulling .

General Manager Maju Motor Sumatera Selatan, Alay Tan mengatakan penjualan mobil listrik Wuling Air Ev ini bagus karena sudah dipesan 100 konsumen hingga kini namun mobil tersebut baru bisa dikirim 3 bulan ke depan atau akhir tahun.

“Konsumen harus sabar karena saat ini permintaan tinggi sehingga produksi belum mampu mengimbangi tingginya minat konsumen.” katanya Rabu (21/9/2022)

Respon pasar yang bagus pada produk Wuling Air Ev ini sendiri karena mobil ini ditawarkan dengan harga terjangkau dibanding brand kendaraan listrik lainnya yang menawarkan harga mulai Rp 700 jutaan ke atas.

Sedangkan Wuling Air Ev sendiri tersedia dengan dua tipe yakni Standar range 200 km yang dibandrol Rp 243.800.000 dan varian Long range 300 km yang dibandrol Rp 301.800.000 untuk harga OTR Palembang.

Sementara itu Hyundai hingga kini tercatat 22 unit mobil listrik Ionic 5 yang dipesan konsumen namun masih harus menunggu hingga delapan bulan ke depan baru bisa mendapatkan unitnya.

“Iya indent hingga delapan bulan atau sekitar Mei tahun depan baru didelevery,” kata Branch Manager Hyundai Maju Motor Palembang Andry Ardila.

Andry mengatakan peminat mobil listrik memang banyak sehingga waktu tunggu pemesanan lama karena permintaan merata di hampir semua kota di tanah air.

Untuk harga sendiri awalnya masih dibandrol Rp 700-800 jutaan namun karena saat ini waktu tunggunya lama bahkan bahkan baru bisa dikirim bulan depan sehingga harga tidak mengikat. (lya)

Pos terkait