KATANDA.ID, Pangkalpinang – Perayaan hari kemenangan umat Islam, Idul Fitri 1444 Hijriah tahun ini merupakan yang terakhir bagi Dr H Maulan Aklil memimpin Kota Pangkalpinang di periode pertama. Diketahui masa jabatannya di periode pertama akan berakhir pada di 2023 ini.
Dalam sambutannya saat membersamai salat Ied di Alun-Alun Taman Merdeka, Molen sapaan akrabnya, mengutarakan permohonan maaf jika ada salah dan khilaf selama memimpin Kota Beribu Senyuman di periode pertama.
Ia juga akan senantiasa memaafkan semua pihak dan menegaskan untuk tidak akan mengotori hatinya dengan beragam penyakit hati, ia akan selalu bermunajat kepada Allah SWT untuk berserah diri menjalani Qodarullah serta Sunnatullah-Nya.
“Inikan tahun politik, saya mohon kepada masyarakat untuk bersabar dan menahan hawa nafsu, tidak ikut serta dalam politik yang memancing berbuat sesuatu yang tidak baik. Hindari rasa iri dengki, mencaci maki, semua harus kita hadapi dengan sabar,” ungkap Molen seraya melemparkan senyuman khasnya kepada jamaah salat Ied di Alun-Alun Taman Merdeka, Kota Pangkalpinang, Sabtu (22/4/2023).
Dihadapan ribuan jamaah, Molen sampaikan bahwa ia akan selalu berbaik sangka kepada semua orang terutama tuduhan-tuduhan yang mengarah kepadanya. Ia tidak akan berhenti untuk memanjatkan doa agar mereka selalu diberikan kebaikan dan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
Di hari yang sama pada Halalbihalal hari pertama di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Molen menyebut Idul Fitri merupakan momentum yang baik untuk semakin mempererat persaudaraan diantara sesama, baik sebagai muslim maupun sebagai manusia. Open House di rumahnya menerima semua kalangan tanpa memilah dan memilih latar belakang hingga pandangan politik.
“Tujuannya juga untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan yang dilandasi dengan ukhuwah Islamiyah. Mari kita pertebal rasa syukur atas selesainya kita melaksanakan ibadah bulan suci Ramadan. Semoga kita kembali bertemu dengan bulan yang penuh berkah serta ampunan ini,” ujar Molen.
Pada Halalbihalal hari kedua pada Minggu (23/4/2023), Molen memaknai Idul Fitri sebagai sebuah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, kebersamaan, persatuan, kesatuan, dan saling berbagi kasih sayang. Ia mengajak semua untuk saling memaafkan dan melapangkan hati.
“Halalbihalal dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mengobarkan semangat kebersamaan dan juga bermanfaat untuk mengukuhkan kembali jalinan silaturahim,” tukas Molen.
(Rel)









