Lius Eka Brahma Saputra Resmi Dilantik Ketua DPD GKJI Sumsel, Ini Harapan Pemprov

Prosesi pelantikan pengurus DPD GKJI Provinsi Sumsel, Selasa (6/6/2023).

KATANDA.ID, Palembang – Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) provinsi Sumsel Drs H Edward Candra, M.H menghadiri acara pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Justitia Indonesia (DPD GKJI) Provinsi Sumsel periode 2023-2028 yang diselenggarakan di ballroom Peninsula Hotel Palembang, Selasa (6/6/2023).

Turut hadir dalam acara ini Ketua DPD GKJI Provinsi Sumsel Periode 2023-2028 Lius Eka Brahma Saputra, Sekretaris DPD GJKI Sumsel Yustanto, Bendahara DPD GJKI Peatca Yuarita, dan undangan lainnya.

Selain itu juga hadir Ketua Umum GKJI Pusat HA Bashar, Sekretaris Jenderal GKJI Marcia Wibisono, Bendahara UMKM GJKI Pusat, Saibun.

Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sumsel Edward Candra mengatakan, atas nama Pemprov Sumsel menyampaikan selamat dan sukses atas pelantikan DPD GJKI Sumsel yang merupakan momentum yang tepat untuk mendapatkan hukum yang lebih baik.

“Momen pelantikan DPD GJKI Sumsel periode 2023-2028 ini adalah saat yang tepat bagi untuk bersama-sama melakukan instrospeksi terhadap apa yang sudah kita lakukan. Bukan itu saja, apa yang belum kita lakukan untuk pembangunan di bidang hukum guna membentuk hukum yang berkeadilan,” ujarnya.

Kemudian, sambung Edward, dimana untuk mencapai hal tersebut tentu dapat banyak teori-teori hukum yang dikemukakan oleh para ahli. Dimana dapat di adopsi ataupun di inovasi sesuai dengan posisi saat ini dalam rangka perbaikan hukum di masa yang akan datang.

“Permasalahan hukum memang bukan merupakan hal yang sederhana, terutama kompleks banyak faktor yang mempengaruhi baik dari sisi alam hal sisi ataupun dari sisi daya masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, semoga DPD GJKI Sumsel dapat memberikan kontribusi terhadap masyarakat yang dapat bersinergi dalam Pemprov Sumsel dalam pembangunan inovasi dan konsultasi di bidang hukum.

Pada saat ini dalam proses hukum berlangsung apalagi saat ini melalui media sosial sangat berpengaruh dengan proses hukum. Mulai dari kejadian perbuatan melawan hukum, itu sangat berdampak sekali untuk diketahui oleh masyarakat secara luas dengan adanya media sosial saat ini.

“Untuk itu ingin menjadikan kita untuk lebih melaksanakan dalam rangka mengelola informasi yang berasal dari masyarakat ini, dan selain kejadian-kejadian mungkin bisa kita ketahui dengan adanya media sosial ini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum GKJI Pusat HA Bashar mengatakan, masih ada kesempatan yang lebih besar mungkin ke depan GKJI akan mendamping salah satu calon presiden (capres) atau pasangan kontestan di Pilpres 2024 nanti.

Tapi itu nanti setelah melalui tahapan, mudah-mudahan rapat kerja nasional (rakernas) yang tadinya harus lakukan di Mei itu sedikit mundur. “Kemungkinan nanti mudah-mudahan kalau tidak ada halangan akan kita laksanakan bersamaan dengan ulang tahun GJKI nanti,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPD GKJI Sumsel Lius Eka Brahma Saputra menuturkan, bercerita sedikit untuk GKJI ini sudah sangat lama sekali. Jadi kalau tidak salah GKJI ini untuk musyawarah nasional saja sudah yang ke 8 dimana untuk Ketua Umum saat ini merupakan periode yang ke 8.

“Jadi ini menjadi organisasi masyarakat (ormas) yang besar yang tidak dibayang-bayangi oleh organisasi partai politik ataupun yang lainnya,” bebernya.

Dia menuturkan, segenap pengurus DPD GJKI Sumsel ini berharap ke depan bisa eksis dan tumbuh besar di Provinsi Sumsel ini sebagai kontrol terdepan pemerintah. Jadi karena GKJI ini sendiri mungkin banyak yang masih sidang karena rata-rata lawyer dan praktisi hukum, jadi banyak izin nanti ada sidang dimana-mana terutama di bidang hukum.

“Jadi eksistensi kita mengawal penegakan hukum di Provinsi Sumsel, dengan perintah dari ketua Umum kami, bahwa harus dikibarkan panji-panji GKJI ini di Provinsi Sumsel,” tandasnya.

(Yanti)

Pos terkait