Sumsel Terbaik Ke- 2 Pembangunan Daerah, Diganjar Penghargaan Pembangunan Daerah 2023

Gubernur Sumsel, H Herman Deru

KATANDA.ID, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan (Sumsel) secara resmi menerima piala penghargaan pembangunan daerah (PPD) 2023 sebagai provinsi terbaik kedua nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa di Kantor Bappenas Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Rabu (14/6/2023) kepada Gubernur Sumsel Herman Deru  yang diwakili  Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Pemprov Sumsel Drs H Edward Chandra, MH.

Provinsi Sumsel meraih Predikat Provinsi Terbaik Kedua Nasional dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023 terhadap Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023 dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Penghargaan tersebut sebelumnya sudah diumumkan dalam rangkaian Penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Kerja Pemerintah 2024 dan Peluncuran Proyeksi Penduduk 2020-2050, bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (16/5/2023).

Terpilihnya Sumsel sebagai terbaik kedua dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023 membuktikan bahwa kinerja pembangunan di Bumi Sriwijaya merupakan yang terbaik di luar pulau Jawa.

Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Kepala Bappeda Sumsel, Regina Ariyanti menegaskan, Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) merupakan evaluasi kreatif yang senantiasa mengikuti kondisi aktual, dilakukan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional guna memotivasi dan mengapresiasi pemerintah daerah atas pencapaiannya dalam pelaksanaan pembangunan dan penyusunan perencanaan yang berkualitas, konsisten, komprehensif, dan terukur, serta dapat dilaksanakan.

“Proses Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023 dilakukan melalui tiga tahapan utama. Tahap Pertama melalui Desk Review yaitu penilaian Kualitas Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023, penilaian kualitas pencapaian pembangunan hingga 2022 dan penilaian kualitas Dokumen Inovasi Daerah Provinsi,” katanya dalam pernyataan dikutip Rabu (17/5/2023).

Penilaian Tahap Dua melalui presentasi dan wawancara terkait bagaimana strategi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan pencapaian target pembangunan juga presentasi dan wawancara terkait program inovasi unggulan Provinsi dan dalam hal ini Provinsi Sumatera Selatan mempresentasikan Inovasi yang diinisiasi langsung oleh Gubernur Sumsel yaitu Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

“Penilaian Tahap Tiga adalah verifikasi langsung ke lapangan terkait pembuktian proses perencanaan pembangunan dan pembuktian hasil atau dampak dari Inovasi Unggulan Daerah,” imbuhnya.

Adapun tujuan diselenggarakannya Penghargaan Pembangunan Daerah adalah untuk menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan serta mendorong pemerintah daerah untuk berinovasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Hasil Penilaian PPD nantinya dapat digunakan sebagai refleksi pembangunan daerah terkait kekuatan yang dimiliki dan hal-hal yang perlu ditingkatkan.

Keberhasilan Pemprov Sumsel ini juga menjadi bukti keseriusan Gubenur H Herman Deru dan Wakil Gubernur H Mawardi Yahya dalam mewujudkan tercapainya visi dan misi Sumsel Maju untuk Semua.

(Rel)

Pos terkait