Sinergitas Eksekutif dan Legislatif, Muhammad Yaser Turut Sosialisasikan GSMP Hingga Daerah Pelosok

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan Muhammad Yaser, S.E saat sosialisasi GSMP di LUbuklinggau.

KATANDA.ID, Lubuk Linggau- Dalam setiap kunjungan kerjanya baik itu dalam kegiatan reses maupun silaturahmi secara pribadi, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Muhammad Yaser, S.E turut serta dalam mensosialisasikan program pemerintah Provinsi Sumsel yakni Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). (17/5).

Dalam rangkaian kegiatan silaturahmi bersama masyarakat di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Linggau Timur 1, Kota Lubuk Linggau, Politisi Muda Sumsel Muhammad Yaser, S.E mengakui, Ia turut serta dalam mensosialisasikan Program GSMP, adalah sinergistas antara Eksekutif dan Legislatif dalam rangka pembangunan Provinsi Sumsel yang lebih baik dan pencapaian hasil yang bisa dirasakan oleh masyarakat luas.

Bacaan Lainnya

Yaser mengatakan, masih banyak program pemerintah provinsi Sumsel yang belum tersampaikan dan diketahui oleh masyarakat, terkhusus masyarakat di daerah Pelosok.

Oleh sebab itu dalam setiap kunjungannya, diakui Yaser, selain menjadi wadah untuk melepas rindu dengan masyarakat di daerah pemilihannya, juga sebagai sarana untuk mensosialisakian program-program milik pemerintah provinsi yang masih belum diketahui masyarakat.

“Dan saya merasa, masa reses ini adalah waktu yang paling tepat bagi saya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai GSMP. Dimana program ini bisa di- lakukan, oleh seluruh masyarakat, baik di kota atau didesa, baik yang punya lahan ataupun tidak punya lahan,” katanya

Yaser menuturkan, GSMP merupakan langkah yang di gagas Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru untuk mewujudkan kemandirian pangan keluarga, Rumah Tangga Miskin (RTM), melalui kegiatan ini diharapkan bisa mengubah mindset masyarakat dari pola pikir konsumen atau pembeli menjadi pola pikir penghasil melalui pemanfaatan lahan, perkarangan.

“Potensi lahan perkarangan yang sangat besar, bisa dimanfaatkan sebagai salah satu penyediaan sumber pangan, dengan semakin terbatasnya lahan pertanian akibat alih fungsi ke non pertanian, maka pemanfaatan perkarangan menjadi contoh yang baik untuk masyarakat,” tuturnya

Yaser mengapresiasi program GSMP, karena menurutnya banyak program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dengan di geliatkannya GSMP ini, Lanjut Yaser, akan banyak dampak positif yang terjadi di masyarakat, diantarannya pola konsumtif berubah menjadi pola produktif, yang bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Sehingga dapat menggunakan uang lebih bermanfaat contohnya membeli susu anak, meningkatkan taraf hidup, dsb. Terbukti dengan di masifkannya Gerakan Sumsel Mandiri Pangan ini Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berhasil masuk 3 besar provinsi yang menurunkan angka stunting yang melebihi capaian Nasional pada tahun 2022,” tandasnya.

Untuk diketahui, Program GSMP merupakan program inisiasi Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru sejak tahun 2021 yang lalu, dimana bertujuan untuk meminimalisasi terjadinya kerawanan pangan, menekan angka kemiskinan serta meningkatkan perekonomian warga Sumsel yang dimulai dari kemandirian pangan pada tingkat rumah tangga. (ril)

Pos terkait