Dua Penghargaan Subroto 2023 untuk PTBA dari Kementerian ESDM

Direktur Operasi & Produksi PTBA Suhedi menerima penghargaan Subroto 2023. (FOTO : Humas PTBA)

Menurut Niko Chandra, tahun 2023 merupakan tahun keenam penyelenggaraan Penghargaan Subroto. Nama Penghargaan Subroto diambil dari Prof. Subroto selaku Menteri Pertambangan dan Energi periode 1978-1988. Pemberian penghargaan ini merupakan puncak dari rangkaian acara memperingati Hari Pertambangan dan Energi yang dirayakan setiap tanggal 28 September.

Pada kesempatan itu Menteri ESDM Arifin Tasrif juga menegaskan pentingnya percepatan transisi energi untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Berbagai program Pemerintah telah dilaksanakan untuk mencapai target tersebut.

Bacaan Lainnya

“Program-program dekarbonisasi agar terus dilaksanakan, antara lain pengembangan EBT secara masif, retirement PLTU, pelaksanaan co-firing biomassa pada PLTU, konversi PLTD ke PLT Gas dan PLT EBT, pelaksanaan mandatori B35 dan B40, penerapan CCS/CCUS, percepatan program kendaraan listrik, dan program elektrifikasi di rumah tangga”, ujarnya.

Selain itu, peran komoditas mineral juga penting dalam mendukung transisi energi, antara lain digunakan sebagai bahan baku solar panel, wind turbine, dan baterai yang dapat digunakan untuk kendaraan listrik.

“Indonesia memiliki banyak sumber daya mineral yang dapat digunakan untuk pengembangan teknologi energi bersih, namun proses pengolahan dan pemurniannya serta industri pendukungnya masih perlu banyak dikembangkan. Pemerintah terus mendorong pengembangan hilirisasi mineral”, kata Arifin.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menyampaikan bahwa Penghargaan Subroto 2023 diberikan kepada 62 pemenang dari 14 bidang penghargaan yang diusulkan oleh 8 unit eselon I di lingkungan Kementerian ESDM. Jumlah bidang penghargaan ini meningkat dari tahun lalu yang sebanyak 13 bidang, tambahan bidang baru pada tahun ini adalah Bidang Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan.  (ril/mas)

Pos terkait