Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menyampaikan apresiasi atas penemuan gas besar di South Andaman yang dioperasikan oleh KKKS Mubadala Energy. “Atas nama SKK Migas, saya menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi yang kuat yang ditunjukkan oleh Mubadala Energy dalam melakukan pengeboran di laut dalam. Selamat atas keberhasilan Mubadala Energy berhasil menemukan cadangan gas dalam jumlah besar”, katanya.
Dwi Soetjipto juga menyatakan, penemuan besar di South Andaman menjadi kado yang indah menjelang tutup tahun 2023. “Industri hulu migas akan mencatatkan sejarah baru, pertama kalinya Indonesia mendapatkan dua kali penemuan besar dunia atau giant discovery dalam tahun yang sama”, ujarnya.
Dengan penemuan gas besar di South Andaman menurut Dwi, akan meningkatkan daya saing industri hulu migas Indonesia dan mendorong peningkatan investasi hulu migas di masa mendatang. “Kami optimis, perusahaan migas global, International Oil Company akan kembali menempatkan Indonesia sebagai portofolio investasinya. Giant discovery secara beruntun mudah-mudahan menjadi game changer industri hulu migas nasional”, katanya.
Mubadala Energy adalah anak perusahaan sahamnya dimiliki sepenuhnya oleh Mubadala Investment Company perusahaan milik oleh Pemerintah Uni Emirat Arab. Saat ini perusahaan mengelola portofolio yang lebih mengutamakan pada gas (gas biased) dengan aset dan operasi yang tersebar di 11 negara, terutama di Timur Tengah dan Afrika Utara, Rusia dan Asia Tenggara. Produksi dari working interest Mubadala Energy adalah sekitar 500.000 setara barel minyak per hari. Saat ini Mubadala Energy adalah pemegang net areal terbesar di wilayah Andaman. (ril/mas)









