Menurut Head of Comrel & CID Zona 1 Djulianto Tasmat, pemberdayaan masyarakat tersebut tidak serta merta berjalan dan berkelanjutan atas usaha perusahaan saja, namun dibutuhkan peran serta masyarakat.
“Kolaborasi menjadi kunci. Karena itu kami terus menjalin kolaborasi aktif bersama stakeholder dan masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Selain untuk keberlanjutan operasional perusahaan, juga sebagai peran kami di tengah masyarakat dan lingkungan sekitar”, katanya.
Menurut Djulianto, pentingnya melibatkan stakeholder pemerintah, agar program yang dilakukan juga selaras dengan fokus pemerintah dan memiliki dampak yang positif dan berkenjutan sekaligus penerapan ESG.
Dari buku “Anugerah Proper 2022” PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field adalah anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor hulu migas (kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi). Rantau Field memiliki kapasitas produksi minyak sebesar 12.891 BOPD dan gas sebesar 35,19 MMSFD.
Pada tahun 2021 perusahaan ini berhasil Menurunkan Emisi Best Air Fuel Ratio Enginee Kompresor 3.951,7 ton CO2 eq, Efisiensi Energi Best Air Fuel Ratio Enginee Kompresor 141.890,9 GJ dan Efisiensi Air melalui air untuk masyarakat 1.135 m3.
Sementara Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang pada tahun 2022 memperoleh Proper Hijau lalu tahun ini memperoleh Proper Emas. Pertamina Hulu Energi Jambi Merang adalah anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi. Produk yang dihasilkan berupa gas dan kondensat. Produksi tertinggi gas tahun 2021 sebesar 115,38 MMSCFD dan kondensat sebesar 5.207,5 BOPD di bawah kapasitas produksi terpasang sebesar 150 MMSCFD gas dan 12.500 BPD kondensat.
Tahun 2021 perusahaan ini berhasil melakukan Efisiensi Energi Rekayasa Subsistem Operasi DCS Digimon SKN CGP 49.009,3 GJ, kemudian Penurunan Emisi Rekayasa Komponen Actuator Valve Flaring PCA Jamer SK-30s 17.107,15 ton CO2eq dan 3R Limbah B3 Pengurangan Limbah Oli pada Turbo Machinery 5,14 ton (ril/mas)









