KATANDA.ID, Palembang – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, M Iqbal Alisyahbana menyiapkan langkah mitigasi bencana hidrometeorologi di Sumsel pasca BMKG mengeluarkan peringatan.
Beberapa wilayah di wilayah Sumbagsel dinilai menghadapi kerawanan bencana mulai dari banjir, longsor dan puting beliung.
“Sesuai dengan prediksi BMKG tentang kerawanan bencana hidrometeorologi di Sumsel, BPBD Sumsel menyiapkan langkah-langkah antisipasi seperti mempersiapkan personel, peralatan dan logistik di kabupaten/kota yang rawan bencana,” kata Iqbal, Rabu (6/3/2024).
Iqbal menerangkan, untuk menitigasi dan antisipasi bencana pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati mengingat cuaca ekstrem yang mengalami peningkatan.
“Kita juga sudah menyiapkan peralatan dan juga personel, jadi ketika bencana ekstrem terjadi kita sudah siap,” bebernya.
Iqbal pun menejelaskan, wilayah rawan bencana Hidrometeorologi di Sumsel dibagi di dua wilayah yakni di dataran tinggi dan rendah. Adapun wilayah rawan tersebut berada di OKU Raya seperti OKU Selatan, Timur dan OKU. Lalu, Palembang, Mura, Muratara dan Banyuasin serta OI.
“Kita juga sudah memetakan wilayah rawan bencana dan BPBD Sumsel sebagai koordinator sudah melengkapi peralatan dan menyiapakan bantuan peralatan,” jelas dia.
Bantuan peralatan tersebut akan segera dikirimkan ke wilayah yang masuk daftar rawan bencana di Sumsel. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi secara dini kejadian bencana alam.
“Dalam waktu dekat kita memberikan bantuan peralatan dan logistik ke kabupaten/kota,” tutupnya (DN)









