Pemerintah Kabupaten Muara Enim menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor pertambangan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Muara Enim, Hj. Sumarni, M.Si., yang menyambut langsung kunjungan kerja Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, di PT Bukit Asam (PTBA) Tanjung Enim, Senin (9/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menekankan bahwa penerapan K3 merupakan prioritas utama yang harus dijaga bersama. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi juga tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan perlindungan tenaga kerja serta menjaga produktivitas industri.
Wabup Sumarni menegaskan bahwa Pemkab Muara Enim mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat budaya K3, khususnya di sektor pertambangan yang memiliki tingkat risiko kerja tinggi. Hal ini sejalan dengan visi Muara Enim Bangkit Rakyat Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan (MEMBARA), yang menempatkan keselamatan tenaga kerja sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemkab Muara Enim akan terus mendorong seluruh perusahaan pertambangan di wilayahnya untuk mengutamakan aspek keselamatan kerja. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pengawasan berkelanjutan, serta sosialisasi standar K3 agar dapat diterapkan secara konsisten di lapangan.
Kunjungan kerja Menteri Ketenagakerjaan RI ke PT Bukit Asam ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perusahaan dalam membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Dengan penguatan K3, Pemerintah Kabupaten Muara Enim berharap sektor pertambangan dapat terus berkembang secara berkelanjutan, memberikan kontribusi ekonomi bagi daerah, sekaligus menjamin keselamatan dan kesejahteraan tenaga kerja sebagai aset utama pembangunan. (*)









