Apriyadi : Perjalanan Ratusan Kilometer ke Sako Suban Terbayar

Pj Bupati Muba Apriyadi makan siang bersama Komandan Kodim 0401 Letkol ARM Dede Sudrajat. (FOTO : IG@apriyadi_mahmud)

KATANDA.ID, Sako Suban —  Penjabat Bupati Musi Banyuasin (Muba) Apriyadi, Kamis (30/6) melakukan perjalanan dinas ke Desa Sako Suban di Kecamatan Batanghari Leko. Untuk mencapai desa ini, Apriyadi yang disertai Komandan Kodim 0401 Letkol ARM Dede Sudrajat dan pejabat lainnya harus menempuh perjalanan ratusan kilometer dari Sekayu (ibu kota Kabupaten Muba).

Di laman Instagramnya @apriyadi_mahmud, Pj Bupati Muba menulis, “Alhamdulillah rasa lelah di perjalanan yang menempuh ratusan kilometer menuju Desa Sako Suban terbayar dengan bisa melayani masyarakat setempat.”

Bacaan Lainnya

Di mana letak Sako Suban dalam peta? Apakah ada titik lokasi Sako Suban dalam peta digital milik Google Maps? Berapa jaraknya dari Sekayu?

Bupati Apriyadi benar jika dirinya dan rombongan harus menempuh jarak ratusan kilometer melalui perjalanan darat untuk tiba di Sako Suban. Menurut data Google Maps, ada dua rute yang bisa ditempuh dari Sekayu. Rute pertama ke arah Utara dari Sekayu melalui Babat berjarak sekitar 145 km dengan wakktu tempuh sekitar lima jam. Rute kedua agak memutar dari Sekayu melalui Pangkalan Gresik jaraknya sekitar 296 km dengan waktu tempuh sekitar enam jam.

Tiba di Sako Suban, ribuan warga antusias menyambut kedatangan Bupati Apriyadi bersama rombongan yang datang untuk silaturahmi dengan Pj Bupati Musi Banyuasin tersebut. Menurut warga, Bupati Apriyadi adalah satu-satunya Bupati Muba sekaligus yang pertama mendatangi warganya di Desa Sako Suban. “Bupati Bapak Apriyadi adalaha satu-satunya Bupati Muba yang mendatangi desa kami,” kata Karnedi Kepala Desa Sako Suban.

Karnedi menyampaikan, Desa Sako Suban adalah desa yang termasuk dalam 3 T yaitu desa yang terluar, terpencil, dan terisolir (3T). “Desa Sako Suban adalah desa terujung atau desa terakhir yang ada di Kecamatan Batanghari Leko. Baru Pak Apriyadi inilah Bupati Muba yang datang ke desa kami dan menjadi bupati pertama yang datang ke sini bahkan banyak membawa hadiah untuk kami warga desa,” ujarnya.

Apriyadi juga mendapat laporan dari Camat Batanghari Leko Yuliarto bahwa kondisi akses jalan penghubung Pangkalan Bulian ke Desa Sako Suban mengalami kerusakan, berakibta menghambat akses warga untuk beraktifitas dan mengurus kebutuhan administrasi.

“Kalau hujan deras warga tidak bisa lewat. Alhamdulillah kedatangan Bupati Apriyadi hari ini menjadi jawaban mimpi warga Desa Sako Suban selama ini,” katanya.

Mendapat laporan dari dua aparat pemerintah terbawah tersebut Pj Bupati Muba Apriyadi menyampaikan sangat senang bisa menjumpai dan silaturahmi secara langsung dengan warga Desa Sako Suban. “Meskipun harus menempuh perjalanan puluhan kilometer dengan akses jalan yang terbatas namun rasa lelah terbayar dengan pertemuan ini,” katanya.

Mantan Sekretaris Daerah Muba tersebut menyampaikan kabar gembir bagi warga Sako Suban. “Akses jalan Desa Sako Suban jadi prioritas kami. Insya Allah bakal segera diperbaiki agar aktivitas masyarakat tidak tersendat,” ujarnya.

Menurut Apriyadi setelah menjadi Penjabat Bupati Muba, datang langsung dan berjumpa dengan warga desa di perbatasan tersebut menjadi fokus perhatian tersendiri. “Insya Allah satu-persatu desa-desa di Muba yang berada di perbatasan akan didatangi dan segera dipenuhi kebutuhan-kebutuhannya,” kata bupati yang memulai karirnya sebagai kepala desa.

Kepada perangkat desa dan Kecamatan Batanghari Leko Apriyadi menginstruksikan untuk pro aktif jemput bola menginventarisir kebutuhan masyarakat. “Pastikan pelayanan untuk masyarakat terpenuhi dengan baik,” pesannya.

Dalam perjalanan dinas yang didampingi Dandim 0401 Dede Sudrajat, anggota DPRD Sumsel M Yamin, Pelaksana tugas Kepala Bappeda Muba Sunaryo, Kepala BPBD Pathi Ridwan dan Kasatpol PP Erdian Syahri memilih makan siang nasi kotak di sebuah pondok yang ada di desa tersebut. Apriyadi makan siang bersama Dandim Muba.

Di laman Instagramnya Apriyadi menulis, “Santap siang bersama Pak Dandim 0401 Muba Letkol ARM Dede Sudrajat disela perjalanan saat menuju Sako Suban siang tadi. Oh ya, ini perjalanan perdana Pak Dandim setelah resmi bertugas di Kabupaten Muba sejak beberapa waktu lalu.”

Pada bagian lain, Apriyadi menuliskan, “Alhamdulillah rasa lelah di perjalanan yang menempuh ratusan kilometer menuju Desa Sako Suban terbayar dengan bisa melayani masyarakat setempat. Akses jalan dan listrik Desa Sako Suban akan jadi prioritas Pemkab Muba untuk segera diatasi. Mohon doanya.” (maspril aries)

Pos terkait