KATANDA.ID, Empat Lawang – Bawaslu Empat Lawang telah membuka pendaftaran calon Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kecamatan. Namun, dari 10 kecamatan yang ada di Bumi Sangi Keruani Saling Kerawati itu, minat perempuan sangat rendah untuk ikut berpartisipasi sebagai anggota Panwaslu Kecamatan. Bahkan, ada kecamatan belum memiliki pendaftar perempuan.
Ketua Bawaslu Empat Lawang Rudianto mengakui rendahnya minat perempuan menjadi pengawas pemilu di tingkat kecamatan. Padahal kouta perempuan sudah ditetapkan. “Kita perhatikan betul perwakilan perempuan. Sesuai petunjuk teknis, kuota perempuan itu 20 persen, misalnya ada 6 orang pendaftar, 2 orang harusnya perempuan. Faktanya masih ada kecamatan yang belum ada perempuan sebagai pendaftar,” jelasnya.
Anggota Bawaslu Empat Lawang Bidang Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Martin menambahkan, hingga hari terakhir (27/9), sebanyak 200 orang yang sudah mendaftarkan diri untuk ikut seleksi Panwaslu Kecamatan. “Untuk disabilitas tidak ada yang daftar. Padahal itu diperbolehkan. Malahan kita imbau untuk daftar mereka,” jelas Martin.
Sistem seleksi Panwaslu Kecamatan akan menggunakan sistem CAT. Hasil akhir seleksi akan diambil 30 orang dari 10 kecamatan, dan masing-masing kecamatan 3 orang. Namun, sebelum seleksi final, akan diambil 6 orang, dan dilakukan seleksi akhir menjadi 3 orang. (iki)









