Pemulung Nyaris Tewas Dihajar Masa

KATANDA.ID, Palembang – Seorang pemulung bernama Ridho Ilahi (22), warga Jalan Sultan Mansyur, Lorong Sekolahan, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, nyaris tewas dihajar massa, setelah kedapatan melakukan aksi pencurian pada Rabu (16/11) sekitar pukul 11.30 WIB dengan modus sebagai pemulung.

Saat kejadian, pelaku merogoh mobil milik kurir ekspedisi dan membawa kabur tas berwarna hitam berisi uang senilai Rp3.6 juta rupiah dan satu unit ponsel android.

Saat beraksi melakukan pencurian tas di dalam mobil ekspedisi milik warga Jalan Parameswara, Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Ridho Ilahi dipergoki warga lalu dihajar massa.

Untung tak jauh dari TKP, ada petugas Unit 2 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel yang tengah melintas, segera mengamankan pelaku.

Sementara itu, korban M Yustian (34) menjelaskan saat kejadian ia tengah pulang ke rumah untuk makan siang.
Memang saat itu kondisi mobil dengan kaca pada bagian sopir dalam kondisi sedikit terbuka.

M Yustian mengaku baru tahu setelah tetangganya meneriaki jika mobil Grand Max box dengan nopol BG 8319 NI telah dirogoh oleh seorang pemulung.

“Dia bilang, ada pemulung yang bawa kabur isi mobil saya,” ucapnya.

Mengetahui mobilnya dirogoh pencuri, dia lantas mengejar pelaku. Tepat di Lorong Hulubalang, pelaku berhasil diringkus.
Tersangka Ridho Ilahi alias Edo mengakui perbuatannya.

Pelaku mengaku kejadian tengah berkeliling, dengan satu rekan kerjanya sebagai pemulung yang ia panggil dengan julukan Tenda.

Ketika melintas tepat di depan rumah korban, ia melihat mobil dalam kondisi kaca terbuka, lantas ia langsung mengintip dan melihat ada tas.

Edo kemudian berhasil membuka pintu mobil tersebut dan membawa kabur tas milik M Yustianto.

“Tas itu aku masukan ke dalam karung dan langsung lari ke lorong sebelah,” katanya.

Ia mengaku rekanannya Tenda juga terlibat, lantaran saat melancarkan aksinya, rekannya itu menutupinya dengan tubuhnya dan gerobak.

“Namun saat aku kabur, kami berpencar,” ujarnya.

Terlepas itu, Ridho mengaku baru dua bulan lepas dari bui, dengan kasus yang sama pencurian ponsel.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Agus Prihandinika membenarkan pihaknya telah menangkap pelaku pencurian yang sempat diamuk warga.

Pos terkait