KATANDA.ID, Palembang – Untuk memastikan kendaraan layak jalan dalam membantu pelaksanaan tugas, Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel ) Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIKMH di Halaman Apel Polda.Sumsel Senin (21/11).
Pemeriksaan dan pengecekan kendaraan Opersional dinas personel Polda Sumsel ini dilakukan secara bertahap.
Kali ini dilakukan terhadap kendaraan dinas yang Baru didapat dari Mabes Polri digunakan pada satuan Sat Brimob,Bag Psi Ro SDM dan Ditsamapta Polda Sumsel dan kendaraan tersebut yang berfungsi diantaranya
Dapur lapangan,maupun Randis Bag psikologi untuk kegiatan konseling memberikan kegiatan trauma healing kepada personel dan masyarakat.
Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK , melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM mengatakan, Pemeriksaan ini berupa data atau jumlah dan faktor kelayakan kendaraan. Sehingga nantinya dapat diantisipasi agar tidak terjadi masalah ketika dipakai saat menjalankan tugas apalagi kendaraan tersebut baru diterima dari Mabes polri
“Kegiatan pengecekan Ranmor Mobil Dinas ini merupakan salah satu fungsi kontrol atau pengawasan secara berkala untuk memastikan kondisi kendaraan dinas,” ungkap Kombes Pol Supriadi MM
Supriadi menuturkan, pengecekan kendaraan dinas dilakukan secara berkala dimaksudkan agar ranmor yang diberikan kepada Satker dapat diketahui kelayakan kondisi dalam membantu menjalankan tugas anggota di lapangan.
Selain itu juga dilakukan secara bertahap mengingat kendaraan dinas tersebut tersebar di satuan kerja Mapolda Sumsel
“Kendaraan dinas harus dalam kondisi baik termasuk kelengkapan suratnya, kelayakan serta inventaris kendaraan akan mampu mendukung tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut Kabid Humas Kombes Pol Drs Supriadi MM berharap, dengan dilakukan pemeriksaan berkala itu dapat menumbuhkan rasa tanggungjawab para Satker dan personil yang mengawaki kendaraan dinas untuk merawat dan memelihara fisik kendaraan tersebut. “Harapan kita, personil ataupun satker yang mengawakinya merawat dengan baik dan jangan asal dalam menggunakan kendaraan dinas,” katanya.









