4 Jam Memanjat Tower Provider, Aji Berhasil Selamat dan Dipeluk Langsung Kasat Reskrim

KATANDA.ID, Palembang – Petugas gabungan dari Polsek Plaju, Inafis Polrestabes Palembang dan TNI berhasil mengevakuasi seorang laki-laki Aji Wiranto yang memanjat tower provider di kawasan Plaju pada Kamis 15 Desember 2022 malam sekitar pukul 19.20 WIB.

“Ya, kami tadi sudah meminta bantuan dua orang untuk menyelamatkan Aji Wiranto. Namun masih dalam proses karena harus berhati-hati sampai di atas,” kata Kapolsek Plaju Palembang AKP Firmansyah.

Dengan disambut Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Haris Dinzah dampingi Kapolsek Plaju AKP Firmansyah dibawah dengan pelukan hingga diberikan tepukan semangat kepada Azi bahkan untuk membuatnya senang Kasat memberikan uang kepadanya.

Dengan senyum bahagia ibu Azi memeluk dan memberikan nasehat dukungan kepada Azi, yang jelas jangan berbuat nekat seperti ini lagi. Warga yang masih cukup ramai di lokasi juga bersorak gembira melihat Azi berhasil dievakuasi.

“Jadi proses evakuasi dilakukan Polsek Plaju dan Polrestabes Palembang terhadap korban Azi berkat kerjasama dan koordinasi dengan masyarakat serta yang memanjat tower sehingga membuahkan hasil dan berhasil dibujuk untuk turun,” ujar Firmansyah.

Evakuasi dilakukan sangat berhati-hati apalagi ketinggian tower yang mencapai 40 meter, membuat dua orang petugas harus selangkah demi selangkah menaiki anak tangga tower untuk sampai ke atas.

Sebelum magrib tiba, Aji masih bertahan di atas, sambil sesekali duduk dan berdiri bahkan melambaikan tangan. Sesekali terlihat berjoget dan kembali duduk. Sekitar 4 jam lebih, Aji berhasil dievakuasi turun.

Diberitakan sebelumnya, Warga Jl Kapten Abdullah, Lr Banyu Biru I, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju dibuat heboh ada seorang pria nekat memanjat tower provider setinggi lebih kurang 20 meter, Kamis 15 Desember 2022 sekitar pukul 16.00 WIB.

Pria ini diketahui bernama Azi Wiranto (22). Pantauan wartawan dilapangan Azi masih berada di atas titik tertinggi tower sambil duduk dan tidak memakai baju. Ibu Azi dan keluarga yang mendatangi lokasi kejadian terus berteriak agar Azi turun kebawah.

Hingga teriakan ini seakan tidak didengar Azi, dan tetap terus berada di atas tower. Kondisi jalan didepan tower sendiri macet lantaran banyak warga yang terus berdatangan untuk melihat kejadian ini.

Kemudian, petugas Polisi sudah berdatangan untuk mengamankan situasi di tempat kejadian perkara (TKP).

Ibu Azi yakni Laili Herawati (47) mengatakan penyebab Aji nekat memanjat tower tidak diketahui persis olehnya.

“Tidak tau apa penyebab pastinya, apakah masalah rumah tangga atau bukan. Namun yang jelas Azi sendiri pernah kena ketenggoran habis pulang ngamen, sudah sempat juga diobati namun karena faktor keuangan apalagi suami sudah tidak ada lagi jadinya begini,” ujar Laili Herawati terlihat sedih.

Laili Herawati menambahkan, ketika sebelum diketahui naik tower sempat dirumah makan dan tidak taunya dapat kabar tetangga dia sudah diatas tower makanya dirinya kesini.

“Lalu saya datang kesini dan benar sudah diatas tower,” ujar Laili Herawati.

Masih dikatakan Laili Herawati, memang tidak ada masalah namun pernah sekali dulu ngomong bahwa susah sekali makan dirumah ini.

“Dulur-dulur tidak ada yang membantu,” ungkap Laili Herawati.

Laili Herawati mengaku hanya bisa pasrah saja dengan apa yang terjadi dan berharap anaknya bisa turun dengan selamat.

“Saya juga berharap kepada pihak terkait bisa membantu anaknya turun,” jelas Laili Herawati.

Sementara, Deni warga sekitar lokasi mengaku tidak melihat ada orang diatas tower dan dirinya melihat warga sudah ramai berdatangan.

“Tidak terlalu dekat dengan dia, dan masalah dia nekat naik tower tidak tau,” singkatnya.

Sementara sudah terlihat anggota Polsek Plaju dan Inafis Polrestabes Palembang yang mendatangi TKP.

Pos terkait