PTBA Konservasi Terumbu Karang di Pulau Pahawang

Konservasi terumbu karang Pulau Pahawang oleh PTBA, (FOTO Humas PTBA)

KATANDA.ID, Pesawaran – Komitmen dan kepedulian PT Bukit Asam (PTBA) Tbk sampai ke dasar laut. BUMN tambang dan energi yang berpusat di Tanjung Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) belum lama ini membuktikan kepeduliannya dengan melakukan konservasi terumbu karang di dalam laut Pulau Pahawang.

Bekerja sama dengan Lampung Underwater Community (LUC), PTBA menanam sebanyak 160 bibit terumbu karang di dasar laut pulau yang menjadi destinasi wisata Provinsi Lampung tersebut.

Bacaan Lainnya

“Tim PTBA menanam bibit terumbu karang dari beberapa jenis, diantaranya Acropora Pulchra atau Formosa, Acropora Subglobra, Acropora Grandis, dan Mortipora Turgescens atau Karang Emping,” kata Direktur Utama PT PTBA Tbk Arsal Ismail.

Selama ini Pulau Pahawang dikenal dengan hamparan terumbu karang tempat bermain dan berenang ikan Nemo. Para wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang menikmati keindahan pemandangannya. Pesona bawah laut Pulau Pahawang di Kabupaten Pesawaran, Lampung sudah termashyur di pada pelancong domestik dan internasional.

“Keindahan pemandangan bawah laut dan pesisir pantai Provinsi Lampung sudah populer hingga ke mancanegara. Kami ingin berkontribusi menjaga kelestarian terumbu karang di kawasan ini,” ujar Arsal Ismail.

Menurut Direktur Utama PTBA, BUMN anggota Mind ID ini tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, konservasi terumbu karang juga bermanfaat untuk pengembangan pariwisata. “Masyarakat sekitar turut diuntungkan karena kunjungan wisatawan yang menggerakkan perekonomian mereka.”

PTBA sendiri telah turut berkontribusi dalam konservasi terumbu karang di destinasi wisata ini sejak 2016. Konservasi terumbu karang  yang dilakukan PTBA dan LUC menggunakan bibit hasil penanaman terumbu karang pada tahun sebelumnya. Ada juga bibit terumbu karang yang dibeli dari masyarakat.

Penanaman dilakukan dengan memotong bibit terumbu karang sesuai media atau rak yang telah disiapkan. Bibit lalu ditanam dan diikat agar tidak hanyut tergulung ombak. Rak bibit kemudian disebar ke beberapa titik di sekitar Pulau Pahawang.

Konservasi terumbu karang perlu dilakukan untuk menjaga keanekaragaman hayati bawah laut. Terumbu karang juga membantu penyerapan karbon dioksida (CO2)

Konservasi terumbu karang merupakan wujud komitmen PTBA untuk melakukan dekarbonisasi dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelajutan (Sustainability Development Goals/SDG’s) dalam menjaga ekosistem laut. Sejalan dengan visi menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang peduli lingkungan.

Sesuai juga dengan tujuan mulia (Noble Purpose) PTBA sebagai anggota holding BUMN pertambangan Mind ID, yakni menambang untuk membangun peradaban, kesejahteraan masyarakat, dan masa depan yang lebih baik (We explore natural resources for civilization, prosperity, and brighter future).

Selain melakukan konservasi terumbu karang, PTBA rutin melakukan penanaman mangrove dan penanganan sampah di pesisir pantai untuk menjaga ekosistem laut.

“PTBA berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, membangun hubungan yang harmonis di tengah lingkungan yang lestari, serta memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat dan lingkungan,” kata mantan Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga. (ril/mas)

 

Pos terkait