KATANDA.ID, Tanjung Enim – BUMN tambang PT Bukit Asam (PTBA) Tbk kembali berbagi peduli dengan memberikan beasiswa pendidikan ke perguruan tinggi kepada pelajar yang berasal dari keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasi BUMN tambang bara tersebut.
“Tahun ini ada 281 orang siswa yang mengikuti seleksi calon penerima Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam atau yang disebut Bidiksiba 2023. Saat ini mereka menjalani seleksi untuk tahapan Tes Potensi Akademik. Pelaksanaan tes dilakukan secara serentak di unit-unit perusahaan yang ada di Sumatera Selatan, Lampung dan Sumatera Barat,” kata Sekretaris Perusahaan PTBA Apollonius Andwie, Senin (26/6).
Para siswa sekolah lanjutan yang mengikuti tes tersebut sebanyak 188 peserta berasal dari Unit Pertambangan Tanjung Enim tes di Gedung Serba Guna (GSG) Baru PTBA, 16 peserta dari Unit Dermaga Kertapati tes dilaksanakan di Politeknik Negeri Sriwijaya.
Di Lampung sebanyak 19 peserta dari Unit Pelabuhan Tarahan mengikuti tes di Ruang Rapat Lantai 5 Gedung Terpadu PTBA Tarahan dan 58 orang dari Unit Pertambangan Ombilin di aula PTBA Ombilin

Menurut Ketua Tim Bidiksiba Laurentius Agus Haryadi, program Bidiksiba bertujuan untuk membantu siswa-siswi lulusan SLTA/sederajat dari keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasi perusahaan agar dapat mengenyam pendidikan tinggi. Sejak 2014 hingga 2022 sudah ada 277 orang penerima beasiswa ini.
“Beasiswa Bidiksiba merupakan wujud kepedulian dan komitmen PTBA terhadap kemajuan pendidikan masyarakat. PTBA juga ingin menciptakan agen perubahan sebagai pemutus rantai kemiskinan dalam keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasional,” kata Agus yang menjabat AVP Sustainability Accounting & Finance PTBA.
Untuk Program Bidiksiba, PTBA menjalin kerjasama dengan Politeknik Negeri Sriwijaya, Politeknik Negeri Malang, dan Politeknik Negeri Lampung. Mereka yang lulus seleksi akan berkuliah di tiga perguruan tinggi negeri tersebut.
Hasil kelulusan Tes Potensi Akademik nantinya akan diumumkan masing-masing Politeknik pada 10 Juli 2023.
Sementara itu menurut Wakil Direktur IV Politeknik Negeri Sriwijaya Zakaria, penerima beasiswa Bidiksiba akan mendapatkan pembinaan khusus. “Mereka tidak saja mendapat pembinaan di bidang akademik, tapi juga non-akademiknya kita bina,” katanya.
Zakaria berharap kerja sama antara PTBA dan Politeknik Negeri Sriwijaya dalam Program Bidiksiba ini dapat terus berlanjut, serta ditingkatkan dari segi kualitas maupun kuantitas.
Seorang peserta tes Sri Alnisa berasal dari Kabupaten Lahat, berharap bisa lulus sebagai penerima Bidiksiba 2023, dirinya memilih jurusan Akuntasi Politeknik Negeri Malang. “Saya ingin membantu meringankan beban orang tua, dengan mengikuti Bidiksiba ini saya bisa mendapat beasiswa,” ujar siswi MAN 2 Lahat. (ril/mas)









