Oleh : Maspril Aries
Penjabat Bupati Musi Banyuasin (Muba) Apriyadi Mahmud dalam perjalanannya menuju ke daerah tetangga Kabupaten Banyuasin untuk menghadiri acara puncak Hari Keluarga Nasional 2023 yang dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Amin, singgah ke Desa Epil, Kecamatan Lais.
Di desa tersebut tengah ada pelaksanaan agenda pembangunan bedah rumah bagi warga pra sejahtera melalui Program Pembangunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang didanai dari APBD Kabupaten Muba. Ada tujuh rumah menjadi sasaran Program BSPS bagi warga berpenghasilan rendah atau kalangan prasejahtera rumah tersebut dibangun kembali agar layak huni.
Di desa tersebut Apriyadi Mahmud yang datang dengan Ketua TP PKK Asna Aini bertemu dengan Amir, 35 tahun salah seorang warga penerima program BSPS. Bedah rumah Amir tengah berlangsung pembangunannya.
“Kami sangat bersyukur dapat bantuan pembangunan rumah dari Pak Bupati,” kata Amir saat menerima jabatan tangan dari Apriyadi, Kamis, 6 Juli 2023.
Amir bercerita, sudah sejak puluhan tahun lalu, ia bersama istri dan lima orang anaknya tinggal di rumah yang tidak layak huni. “Kalau hujan kami selalu khawatir rumah kami roboh oleh angin. Sekarang Alhamdulillah dengan perbaikan bedah rumah ini rumah kami bisa layak huni,” katanya.
Rasa syukur dan ucapan terima kasih juga disampaikan Mulyadi, 65 tahun yang mengaku merasa bahagia karena rumahnya termasuk dalam bantuan bedah rumah dari Program BSPS.
Kepada warga yang mendapat bantuan bedah rumah, Pj Bupati Apriyadi menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Muba terus memaksimalkan upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan salah satunya dengan program program bedah rumah. “Jadi kita sistemnya keroyokan, tidak hanya lewat Dinas Perumahan dan Pemukiman tetapi ada bantuan bedah rumah juga disalurkan lewat Baznas Muba,” katanta.
Untuk program pengentasan kemiskinan ekstrem di Muba yakni Pemkab Muba menurut Apriyadi mengucurkan basic income dengan total sebesar Rp32 miliar yang akan disalurkan ke warga prasejahtera di Muba.
“Program basic income ini sudah dianggarkan dan akan direalisasikan selama enam bulan ke depan kepada warga yang masuk kategori miskin ekstrem. Kita akan mempercepat penuntasan kemiskinan ekstrem di Muba. Akan terus kita kebut dan menyasar langsung warga yang berhak mendapatkan bantuan,” kata Apriyadi yang pernah menjabat Kepala Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Di Kecamatan Lais ini selain meninjau pembangunan bedah rumah Program BSPS, Apriyadi juga berkesempatan melihat kemajuan pembangunan Masjid Al-Hurriyah di Dusun II Desa Lais. “Alhamdulillah sekarang sudah berjalan, dan mudah-mudahan cepat selesai,” ujar Apriyadi yang didampingi Camat Lais Marsopi.
Menurut Marsopi, pembangunan masjid ini seluruhnya merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Muba. Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Muba kepada masyarakat Lais. “Terimakasih kami warga Lain kepada Bupati Muba dan Ketua TP PKK yang meninjau program pembangunan yang tengah berlangsung di Kecamatan Lais,” ujarnya.










