KATANDA.ID, Palembang — Kepedulian PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) tidak hanya sebatas pada sektor pertanian dan perkebunan. BUMN anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (persero) juga peduli dengan lingkungan.
Pada saat beberapa daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi pada musim kemarau, PT Pusri berpartisipasi dengan terlibat langsung, turun ke lokasi ke kebakaran dengan mengerahkan tim Fire Fighter membantu pemadaman api di lahan yang terbakar.
Seperti karhutla yang terjadi di kawasan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang mengganggu lalu lintas di jalan tol Palembang -Indralaya dan memicu kabut asap, tim fire fighter turun langsung ke lokasi kebakaran sebagai upaya mitigasi penanggulangan karhutla.
“Pusri mengerahkan satu unit fire truck dan tim fire fighter yang telah melakukan pemadaman sejak 19 September dan terus melaksanakan pemadaman secara berkala. Personel kami terus berupaya melaksanakan pemadaman api yang terjadi, dan selalu siaga dilapangan”, kata VP K3 PT Pusri Andri Wibawa Syarip, Sabtu (30/9).
Menurut VP Humas Pusri Rustam Effendi, Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan visi menjadi perusahaan agroindustri unggul di Asia, senantiasa berkomitmen memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Menghadapi situasi karhutla yang terjadi di sekitar wilayah Indralaya PT Pusri menggerakkan tim fire fighter untuk memberikan kontribusi langsung di lapangan. Tim fire fighter Pusri selalu siap dan siaga selama 24 jam untuk memadamkan api saat terjadi kebakaran,” katanya.
Keberadaan tim fire fighter Pusri tidak hanya untuk wilayah pabrik dan komplek Pusri, namun juga bagi masyarakat sekitar perusahaan. Menurut Rustam, dalam dua bulan terakhir Pusri telah membantu pemadaman kebakaran rumah warga di daerah Sungai Buah dan Sei Selayur sebanyak empat kali.
Menurut Andri, “Sebagai upaya memelihara kompetensi tim fire fighter, kami melakukan pelatihan secara berkala, yang terbaru melakukan simulasi keadaan darurat malam hari (night drill). Pelatihan tersebut bertujuan untuk mengukur kesiapan peralatan dan personil serta koordinasi antar unit di Internal Pusri. Selain itu, personil juga telah memiliki sertifikasi Ahli K3 Kebakaran”.
Wendry salah seorang personil tim fire fighter Pusri mengatakan, “Tim sangat senang bisa mengambil bagian dalam memadamkan karhutla di Ogan Ilir. Semoga kontribusi kami dapat membantu mengatasi karhutla”.
VP Humas Pusri Rustam Effendi mengharapkan, semoga ikhtiar dan usaha bersama yang dilakukan PT Pusri dengan oleh seluruh pihak terkait dalam upaya pencegahan dan pemadaman karhutla ini dapat dapat memadamkan api sehingga bisa memperbaiki kualitas udara di Sumsel khususnya di Palembang dan sekitarnya yang selama September dalam kondisi udara tidak baik untuk kesehatan.
Dari Palembang sebagai wilayah yang terdampak kabut asap akibat karhutla, Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ratu Dewa telah menginstruksikan kepada para pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk camat dan lurah untuk stand by berada di tempat memantau apabila ada titik api.
“Tim penanggulangan bencana juga kita minta benar-benar stand by. Semua armada kita kerahkan dan kita koordinasi juga dengan perusahaan seperti PT Pusri dan Pertamina”, katanya.
Musim kemarau yang belum berakhir dan hujan yang tak kunjung turun memicu terjadinya karhutla di beberapa wilayah Kota Palembang, juga mengakibatkan terbakarnya tumpukan sampah di TPA Sukawinatan.
Untuk mengharapkan turunnya hujan, Pemerintah Kota Palembang, Sabtu (30/9) berinisiatif untuk melaksanakan Salat Istisqa di halaman kantor Wali Kota Palembang. (ril/mas)









