Daconi dari Semen ke Pupuk

Daconi Khotob Direktur Utama PT Pusri. (FOTO : IG @pusripalembang)

KATANDA.ID – Apa persamaannya antara industri semen dengan industri pupuk?  Jawabannya tak perlu panjang lebar, cukup : “Industri semen dan industri pupuk sama satu rumpun industri kimia”.

Makanya sudah sejak lama ada orang-orang atau mereka profesional yang sudah sejak lama berkecimpung di industri semen lalu “hijrah” beralih ke industri pupuk. Satu rumpun industri kimia itu yang membuat banyak profesional dari industri semen menjadi pucuk pimpinan uk.

Bacaan Lainnya

Pada masa Orde Baru ada seorang profesional yang lama bergelut di industri semen sampai menjadi Direktur Utama PT Semen Padang lalu menjabat Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri), namanya Joni Marsini.

Kali ini yang terbaru, jabatan Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) yang kosong sejak 2 November 2023 ditinggalkan direktur utama yang lama Tri Wahyudi Saleh setelah mendapat promosi menjabat sebagai Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia, diisi profesional dari industri semen.

Jabatan yang ditinggal Tri Wahyudi Saleh diisi sosok profesional yang berasal dari industri semen. Direktur Utama PT Pusri yang baru tersebut adalah Daconi Khotob yang sebelumnya menjabat Direktur Utama PT Semen Baturaja (SMBR) Tbk.

Daconi yang telah berkarir lama di industri semen, dimulai dari PT Semen Padang, telah mundur dari jabatan Direktur SMBR Tbk pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung 8 November 2023 di Jakarta. Daconi diganti oleh Suherman Yahya yang sebelumnya Direktur SMBR Tbk dengan fungsi

Direktur Utama PT Pusri Daconi (tengah) bersama direksi lainnya dan karyawan Pusri usai pelantikan. (FOTO : Humas Pusri)

Masuknya sosok dari industri semen ke Pusri mengingatkan banyak sumber daya manusia khususnya dari PT Semen Padang yang kemudian berkiprah di BUMN lain di luar industri semen. Sebut saja diantaranya ada Dwi Soetjipto yang sekarang menjabat Kepala SKK Migas sebelumnya pernah menjadi Direktur Utama di Semen Padang kemudian ke PT Semen Gresik (PT Semen Indonesia) dan Direktur Utama Pertamina.

Juga ada tiga serangkai dari industri semen yang berasal dari PT Semen Padang masuk ke industri tambang menjadi direksi di PT Bukit Asam (PTBA) Tbk, yaitu Ismet Harmaini (almarhum) menjabat Direktur Utama PTBA, Sukrisno menjabat Direktur Produksi kemudian menjadi Direktur Utama PTBA menggantikan Ismet Harmaini dan pernah menjadi Direktur Utama PT Timah Tbk, dan Aziz Nazori sebagai Direktur Keuangan PTBA Tbk.

Generasi di bawah itu kini ada Daconi Khotob dari Direktur Utama PT Semen Baturaja (SMBR) Tbk masuk ke industri pupuk menjabat sebagai Direktur Utama PT Pusri menggantikan Tri Wahyudi Saleh. Daconi bukan yang pertama masuk ke industri pupuk dan menjabat direksi. Jauh sebelumnya ada Joni Marsini dari PT Semen Padang yang “hijrah” mendapat tugas menjadi Direktur Utama PT Pusri.

“Terhitung sejak Senin, 13 November 2023 saya menjabat sebagai Direktur Utama Pusri. Hari ini juga usai acara di kantor PT Pupuk Indonesia di Jakarta harus terbang ke Palembang untuk mendampingi Menteri Pertanian yang berkunjung ke Sumatera Selatan,” kata Daconi.

Perjalanan karir seorang Daconi yang kelahiran Tanjung Karang, 14 Juni 1971, setelah lulusan dari Teknik Kimia Universitas Gajah Mada (UGM) mulai meniti karir di PT Semen Padang. Di pabrik semen tertua di Indonesia tersebut Daconi sempat memegang beberapa jabatan. Tahun 2006 – 2009 menjabat Kepala Biro Produksi.

Kemudian bergeser menjabat Kepala Biro Humas (2009 – 2012). Sebagai Kepala Biro Humas, Daconi dikenal dekat dengan banyak wartawan di Padang termasuk wartawan dari media nasional. Salah satu wartawan yang dekat adalah Khairul Jasmi wartawan Republika  yang kini menjabat Pemimpin Redaksi Harian Singgalang  dan Komisaris PT Semen Padang.

Pos terkait