KATANDA.ID, Lubuklinggau – Menjelang pemilu legislatif dan pilpres, jajaran pejabat utama Polres Lubuklinggau menghimbau kepada anggota Polres terkait netralitas polri dalam menghadapi pemilu 2024. Hal ini disampaikan langsung Wakapolres Kompol Asep didampingi Kabag Ops,Kasat Reskrim dan Kasat Provos disela-sela press release terkiat netralitas Polri dalam mengahadapi pemilu legislatif dan pemilihan presiden ditahun 2024.
Ia menjelaskan netralitas Polri dalam menghadapi pemilu legislatif dan pilpres 2024, harga mati, jadi polri tidak boleh memihak kepada siapapun dalam kontestasi pemilu legislatif dan pilpres.
“Kapolri juga sudah mengeluarkan TR telegram, terkait larangan bagi anggota polri untuk bersikap netral dalam pemilu legislatif dan pilpres 2024,” tegasnya.
Melalui Kapolda Sumsel juga telah memberikan arahan dan petunjuk bagi semua anggota polri dijajaran Polda Sumsel, bahwa polri harus bersikap netral.
“Brack done juga dari Kapolres Lubuklinggau, seluruh anggota Polres di Lubuklinggau harus bersikap netral dalam pemilu 2024,” bebernya.
Untuk pengawasan internal sudah dilakukan divisi propam Polres Lubuklinggau sudah memberikan imbauan keseluruh jajaran baik babinkamtibmas, polsek dan subpolsek terkait netralitas polri.
Untuk keluarga Polres Lubuklinggau sendiri, ada lima anggota polres yang keluarganya ikut mencalonkan di pileg 2024, nanti ada pengawasan khusus kepada kelima anggota tersebut dari intelijen, propam terkait anggota polres yang bersangkutan keluarga caleg.
“Sudah dipanggil dan diarahkan harus bersikap netral,” jelasnya.
Selain itu, menurutnya, jangan pernah menggunakan fasilitas polres untuk digunakan untuk berkampanye pada pemilu legislatif.
Sanksinya sudah tegas sudah diatur dalam perkapolri dan kode etik tahun 2022 tentang kode etik aturan tegas bahwa setiap anggota polri yang melanggar dalam turut serta atau berperan baik langsung untuk kegiatan pemilu ada ancaman hukuman bisa di PTDH (pemberhentian tidak homat).
Dan anggota polri juga tidak boleh mengiterpensi pemilih sama juga tidak netralitas polri.
“Tugas kita adalah mengamankan dari tahap awal hingga selesai pemilu dan pemilukada diakhir tahun 2024,” tutup Wakapolres Kompol Asep. (mil)










