Flasmob, Kampanye Tanpa Suara ala Partai PKS

DPD Partai PKS kampanye flashmob tanpa ada suara atau orasi.
Serentak Seluruh Indonesia

 

KATANDA.ID, Lubuklinggau – DPD Partai PKS memanfaatkan kampanye dengan melakukan kampanye flashmob tanpa ada suara atau orasi.

Bacaan Lainnya

Kampanye ini dilakukan sepanjang jalan Yos Sudarso, Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuklinggau Timur Satu, Minggu (10/12/2023) pagi.

Ketua DPD PKS Linggau, Suhada saat diwawancarai menyampaikan, kegiatan ini dinamakan kegiatan flashmob PKS yang dilaksanakan di seluruh Indonesia pada tanggal 10 Desember 2023 dalam rangka mengkampanyekan PKS dan calon Presiden Republik Indonesia nomor urut satu, yaitu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

“Karena ini sudah masuk tahapan masa kampanye, kita melaksanakan saja dalam bentuk flashmob,” ujarnya.

Flashmob ini adalah kampanye dengan membawa alat-alat peraga dari calon-calon legislatif baik kota, provinsi dan pusat yang diusung partai PKS tanpa ada orasi.

“Kita juga membagikan stiker,alat peraga kampanye contoh kartu surat suara dan lainnya,” katanya.

Jadi seluruh caleg Kota Lubuklinggau itu dilibatkan untuk kegiatan kampanye flashmob. Untuk caleg provinsi sendiri juga hadir Merismon, Ibu Sumartini, Bembi Perdana Putra dan Bapak Haris, untuk caleg DPR RI belum bisa hadir dikarenakan kesibukan kegiatan kampanye di daerah masing-maaing.

“Untuk target sendiri, PKS Kota Lubuklinggau, kita menargetkan 6 kursi untuk DPRD Kota Lubuklinggau dari 4 Dapil, untuk provinsi kita menargetkan cukup satu kursi tapi kita mendapatkan kursi yang kedua atau ketiga dari tujuh kursi di dapil Mura, Lubuklinggau dan Muratara untuk DPR RI tetap tersedia satu kursi,” jelasnya.

Menurutnya, kampanye hari ini menyampaikan kepada masyarakat bahwa PKS ini adalah satu-satunya partai yang oposisi dipemerintahan Jokowi.

“Dimana anggota dewan kita di DPR RI memperjuangkan kepentingan masyarakat, yang pertama PKS adalah fraksi PKS yang menolak undang-undang omnibus low, kedua PKS menolak undang-undang kesehatan dan ketiga PKS memperjuangkan dihapuskanya pajak kendaraan bermotor,” bebernya.

Apabila PKS menang, presiden AMIN akan melakukan membuka 8 juta lapangan kerja baru, yang kedua kalau PKS menang PKS menjanjikan harga sembako murah.

“Ya selama ini gudang-gudang pangan sembako itu dikuasai oleh oligarki saja,” tuturnya.

Terus menghapuskan tanggungan biaya BPJS, jadi BPJS ini biayanya akan ditanggung oleh negara bukan oleh masyarakat lagi, satu lagi penghapusan pajak motor karena motor ini bukan lagi barang mewah, motor ini sudah sama seperti sepeda zaman dahulu sudah kebutuhan, tutup Suhada Ketua DPD PKS Lubuklinggau yang juga angota DPRD Sumsel ini (mil)

Pos terkait