“Kami apresiasi Pj Gubernur Sumsel, inflasinya cukup rendah, cukup baik 3,17 persen. Ini pasti di-support juga oleh kota yang terpilih untuk mengukurnya, ini kan ada dua Palembang dan Lubuk Linggau itu lah yang masuk dalam pencacahan untuk mengetahui perilaku perubahan harga”, katanya.
Apresiasi juga datang dari Inspektur IV Kemendagri Arsan Latif. Dia mengaku sangat bangga atas capaian serta prestasi dari Pj Gubernur Sumatera Selatan. “Kami bangga. Kami apresiasi terhadap banyaknya prestasi dan kinerja Pj Gubernur Sumsel yang kami baca dari laporan ini data dan informasinya lengkap, langkah-langkahnya juga konkret”, ujar Arsan.
Sementara itu Inspektur II Kemendagri Ucok Abdul Rauf Damenta menyampaikan apresiasi atas kinerja tim Pj Gubernur Sumsel yang telah menyelesaikan hasil evaluasi RJPBD Tahun 2005-2025 dengan tepat waktu.

Tim Evaluator Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemendagri Dimyati menyatakan, “Laporan kinerja yang disampaikan pada triwulan I sangatlah membanggakan. Apresasi untuk Pj Gubernur Susmel atas laporan yang disampaikan. Triwulan I saja sudah segini apalagi triwulan II”, katanya.
Aswan Tim Evaluator Inspektur Jenderal Kemendagri yang menyoroti bidang persampahan menilai apa yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sudah baik.
“Jadi Pj Gubernur Sumsel ini merupakan Bapak Inovasi. Kami banyak belajar dari dia. Saya fokus di persampahan, jadi untuk skala provinsi itu sudah cukup. Saya terima kasih, saya apresiasi Pak Gubernur sudah banyak regulasi mengenai pengurangan persampahan, kebijakan persampahan, regulasi dan lain sebagainya. Untuk Triwulan I, ini luar biasa”, kata Aswan.
Tim Evaluator Inspektur Jenderal Kemendagri Heri yang menyoroti pelayanan publik menyampaikan, pelayanan publik di Sumsel ini hampir sudah dilengkapi semuanya.









