Herman Deru ‘Dilunakkan’ Nanas, Aspirasi Ambulans Warga Desa Betung 1 Langsung Tersampaikan

KATANDA.ID, Ogan Ilir – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menyerap aspirasi masyarakat. Hal ini tercermin dari pengalamannya saat menerima usulan warga dengan cara yang unik dan berkesan,Kamis (23/04/2026)

Pernyataan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri penyerahan mobil ambulans untuk warga Desa Betung 1, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir. Bantuan mobil ambulans itu merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Bumi Perdana Palm Oil, perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menceritakan pengalamannya saat turun langsung ke lapangan bersama Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar.

Ia mengaku sempat dihentikan oleh warga yang memberikan buah nanas sebagai bentuk sambutan.

“Suatu ketika saya naik motor bersama Pak Bupati, kami dihentikan oleh ibu-ibu. Saya diberi nanas, bahkan sampai ‘dibanjiri’ nanas. Saat itu kami sedang haus, jadi terasa segar,” ujarnya.

Namun, di balik kejadian tersebut, terdapat maksud lain. Herman Deru mengungkapkan bahwa dirinya menerima sebuah proposal saat masih berada di atas motor.

Setelah ditelusuri, proposal tersebut berasal dari Kepala Desa Betung 1 yang mengajukan permohonan bantuan ambulans bagi masyarakat.

Menurut Herman Deru, cara yang dilakukan kepala desa tersebut menunjukkan kecerdasan dan kreativitas dalam menyampaikan aspirasi.

“Ini kepala desa yang cerdas. Cara menyampaikan aspirasi berbeda-beda. Ada yang langsung bicara panjang lebar, tetapi beliau punya cara tersendiri,” katanya.

Ia menambahkan, pendekatan sederhana namun berkesan tersebut mampu menciptakan komunikasi yang lebih hangat antara pemimpin dan masyarakat.

“Para pemimpin itu ‘dilunakkan’ dulu dengan nanas, baru kemudian menyampaikan permintaan. Jadi kita tidak enak kalau tidak menanggapi,” ungkapnya sambil tersenyum.

Meski demikian, Herman Deru menegaskan bahwa sebagai gubernur, dirinya tetap mengedepankan kebijaksanaan dalam menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat.

“Sebagai gubernur, tentu saya akan mendengarkan pendapat terlebih dahulu,” tegasnya. (*)

Pos terkait