“Materi diskusi yang kemudian disiar luaskan melalui media wartawan yang tergabung di TSC tentu bisa menjadi bahan pendidikan politik bagi pembaca.Pada pilkada Sumsel 2024 ini pers harus mengambil sikap independen, tidak berpihak kepada salah satu calon,” ujar wartawan di katanda.id.
Sementara itu Firdaus Komar Pemred Extranews.id, mengatakan, “Diskusi dengan tema Jelang Pilkada, Fenomena Politik dan Gagasan Urgen di Sumsel yang akan digelar diharapkan dapat menciptakan gagasan yang urgen buat Sumsel ke depannya. Diskusi TSC ini tidak memihak kepada calon, person atau parpol manapun, dan diharapkan melalui diskusi ini dapat menciptakan gagasan yang urgen buat Sumsel kedepannya. Apalagi ke depan Sumsel banyak agenda yang akan dilaksanakan”.
Firdaus Komar yang kini menjabat Direktur UKW PWI Pusat mengharapkan dari diskusi akan muncul gagasan atau ide yang jadi masukan bagi kepala daerah ke depannya agar dapat maksimal dalam mengelola SDA, SDM dari tata kelola pemerintah, pelayanan publik dan sektor lainnya.
Talk Sriwijaya Community (TSC) sendiri merupakan wadah berhimpunnya sejumlah wartawan senior. Diantaranya, Agus Harizal Pemimpin Redaksi Koran Harian Suara Nusantara dan Koransn.com, Maspril Aries wartawan senior pada katanda.id dan kingdomsriwijaya.id (mantan wartawan Republika), Syarif Abdullah Kepala Biro Antara Sumsel, Vei GM Pal TV, Firdaus Komar Pemimpin Redaksi Extranews.id yang juga Direktur UKW (Uji Kompetensi Wartawan) PWI Pusat.
Kemudian Eko Prasetyo Redpel RMOL Sumsel, Iwan Setiawan Ketua APHI Komda Wilayah Sumsel dan Lampung, Aina Rumiyati Aziz mantan Kepala Biro Koran Sindo yang kini advokat, Indra Gultom wartawan senior Antaranews, dan M Nasir wartawan senior dan Dosen PGRI Palembang yang juga Pemimpin Redaksi Ketikpos.com. (ril/mas)










