Calon Kepala Daerah Sumsel Harus Punya Gagasan dan “Networking” Bukan  Pencitraan

Prof Isna Wijayani (kiri) menjadi pembicara pada Talk Sriwijaya Community (TSC) bersama Susno Duadji, Kemas Khoirul Mukhlis yang dibuka Koordinator TSC Agus Harizal (kanan) (FOTO: Dedy SN)

Menurut Isna, seorang calon pemimpin perlu mengubah mindset dalam membangun suatu daerah. “Selain itu, seorang kepala daerah nantinya juga harus mampu mewujudkan cita-cita dan harapan orang yang dipimpinnya. Juga harus mampu melaksanakan program yang telah disusunnya dan bertanggung jawab pada rakyat dan orang-orang yang dipimpinnya”.

Mengubah mindset menur  guru besar komunikasi itu adalah seorang calon kepala daerah itu harus berpikir luas tidak boleh sebatas lokal atau mengrdepankan daerah asalnya saja. “Figur seperti itu harus mampu membangun Sumsel secara merata, jangan mentang-mentang berasal dari suatu kabupaten hanya daerah itu saja yang diperhatikan. Makanya mindset seperti itu harus dirubah”, katanya pada diskusi yang dilaksanakan para wartawan senior di Sumsel tersebut.

Bacaan Lainnya

Isna juga menyampaikan, Gubernur Sumsel mendatang harus seorang negosiator politik yang anda. Kemampuan ini menurutnya sangat diperlukan seorang kepala daerah dalam membangun dan mensejahterahkan rakyat yang dipimpinnya.

“Untuk mewujudkan gagasan dalam membangun daerah, seorang pemimpin itu juga harus jago dalam bernegoisasi. Bagaimana kemampuan negoisasi politik itu bisa mengembangkan potensi dari Sumsel sehingga menambah sektor pendapatan dan membuat rakyat sejahtera”, ujar Isna Wijayani. (mas)

Pos terkait