KATANDA.ID, Empatlawang – Diduga karena batas tanah kebun, soerang petani kopi tewas ditangan ayah dana anak.
Pristiwa berdarah itu terjadi, Rabu (15/5/2024) sekira pukul 13: 00 WIB dikawasan perkubanan talang mangis, Talang Padang, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang.
Menurut Kapolres Empat Lawang AKBP Dody Surya melalui Kasat Reskrim AKP Alpian didampingi Kasi humas Iptu Silvia Wardi saat presrilis menyampaikan, kejadian bermula saat pelaku Rosik bin Ujang ditegur oleh korban yang menanyakan kenapa pelaku menggeser kayu sebagai batas tanah karena sudah masuk dilahan miliknya. Tetjadila cekcok serta adu mulut anatara kesuanya, lantaran tersulut enosi, tiba-tiba korban membacok Rosik dibagian pelipis kiri sebanyak satu kali.
Lalu Rosik membalas dan membacok korban dibagian kepala, korban lalu lari menyelamatkan diri, setelah itu, pelaku Rosik masih dilokasi dan teriak meminta tolong, anaknya yang awalnya tidak mengetahui kejadian tersebut juga ikut melakukan penyerangan.
Nah setelah mendengar teriakan sang ayah yang mengatakan terkena luka membuat Jimi kalap dan mengejar korban, tanpa babibu pelaku Jimi menusuk korban.
“Setelah itu, setelah menghabisi nyawa korban, kedua pelaku ini, kembali ke desa dan langsung berobat ke Rumah Sakit Pratama Pendopo, kebetulan ada petugas patroli dari Polsek Pendopo, kedua pelaku langsung menyerahkan diri,” ujar Kasat, Kamis (16/5/2024).
Dilanjukan kasat, saat ini berkat anggota dialpanagan terutama dari Polsek Talang Padang situasi di rumah dan desa korban kondusif tidak ada gesekan aksi lanjutan.
“Untuk kedua pelaku ini kita kenakan Pasal 338 tindak pidana pembunuhan dengan ancaman hukuman 10 tahun keatas,” pungkasnya.
Untuk diketahui Korban tewas Edi (61 tahun) warga Desa Lampar Baru Kecamatan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang. Sedangkan kedua pelaku bernama Rosik bin Ujang (56 tahun) serta anaknya Jimi Kalter bin Rosik (34). (*)









