Bupati Edison Lantik 236 Pejabat dan Resmikan BRIDA

KATANDA.ID, Muara Enim – Bupati Muara Enim, Edison, melantik 236 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim di Balai Agung Serasan Sekundang, Kamis (19/2/2026).

Pejabat yang dilantik terdiri dari 10 pejabat eselon II, 102 eselon III, 114 eselon IV, serta 10 kepala puskesmas fungsional. Pelantikan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya peningkatan kinerja birokrasi.

Sejumlah rotasi kepala OPD turut dilakukan. Ardian Arifanardi dipercaya menjabat Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, menggantikan Syarifudin yang kini menjabat Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Vivi Mariani ditunjuk sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, sementara Husin Aswadi memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Selain itu, Alfarizal dilantik sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menggantikan Rinaldo, yang kini menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Rusdi Hairullah dipercaya sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Muara Enim. Panca Surya Diharta resmi memimpin Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Risman Effendi menjabat Asisten Administrasi Umum Setda, serta Ulil Amri sebagai Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga meresmikan Organisasi Perangkat Daerah baru, yakni Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). Menurutnya, kehadiran BRIDA diharapkan menjadi motor penggerak inovasi pembangunan berbasis riset dan teknologi di Kabupaten Muara Enim.

Tak hanya itu, status Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Muara Enim resmi ditingkatkan dari klasifikasi B menjadi tipe A (eselon IIA). Peningkatan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat mitigasi dan penanganan bencana.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) CPNS kepada tujuh lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia.

Bupati Edison menegaskan bahwa rotasi dan penguatan kelembagaan ini bertujuan mempercepat pelayanan publik dan mendorong pembangunan daerah yang lebih inovatif, adaptif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (*)

Pos terkait