Gubernur Herman Deru: Sepak Bola Pemersatu, Nobar Harus Meriahkan Sumsel

KATANDA.ID, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mengajak masyarakat menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai momentum mempererat kebersamaan sekaligus mendorong gaya hidup sehat melalui olahraga.

Hal tersebut disampaikannya saat talkshow bersama TVRI di pelataran Kambang Iwak, Minggu (3/5/2026) pagi. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa sepak bola memiliki daya tarik luas karena sifatnya yang sederhana dan meriah.

“Sepak bola bisa mempersatukan rakyat karena mudah, murah, dan meriah, sehingga disukai masyarakat dan menjadi tontonan favorit,” ujarnya.

Ia mengapresiasi TVRI sebagai satu-satunya stasiun televisi yang menyiarkan Piala Dunia 2026, dengan jangkauan hingga ke pelosok desa. Menurutnya, capaian tersebut juga tidak terlepas dari dukungan Presiden dalam menghadirkan hiburan bagi masyarakat.

“Siaran TVRI menjangkau hingga ke desa-desa. TVRI juga terus memperbaiki layanannya, dan kita tentu mengapresiasi peningkatan kualitas tersebut,” katanya.

Herman Deru juga membagikan pengalamannya sebagai pecinta sepak bola sejak usia muda. Bahkan, saat masih berstatus ASN, ia pernah menjadi pemain inti dalam tim sepak bola.

“Atas nama masyarakat Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada TVRI yang telah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan Piala Dunia,” ujarnya.

Ia turut mengenang sosok idolanya, Diego Maradona, yang membuatnya mengunggulkan Argentina dalam ajang tersebut.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh penyelenggaraan Piala Dunia 2026, termasuk melalui sosialisasi yang masif agar euforia dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat, termasuk dalam pengembangan merchandise berbasis kearifan lokal Sumatera Selatan.

Di sisi lain, Herman Deru mengingatkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktif berolahraga.

“Saya sendiri setiap hari berkegiatan, dalam sehari bisa mencapai 10 titik lokasi,” ungkapnya.

Untuk memeriahkan suasana, ia menginstruksikan seluruh instansi agar menggelar nonton bareng (nobar), terutama di lokasi yang menjadi pusat aktivitas pekerja informal.

“Saya minta setiap jenjang instansi menggelar nobar di titik-titik tempat pekerja informal berkumpul. Mari kita ajak masyarakat bergembira bersama,” tegas Herman Deru. (*)

Pos terkait