KATANDA.ID, Banyuasin – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Desa Tembusan Dalam, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Jumat (19/6/2026).
Kehadiran Herman Deru disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Pada kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana introspeksi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Menurut Herman Deru, rasa syukur atas nikmat dan amanah yang diberikan Allah SWT harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas keimanan, akhlak, serta kepedulian terhadap sesama.
“Saya datang ke sini sebagai bentuk rasa syukur. Bersyukur karena masih diberi kesehatan dan kepercayaan oleh masyarakat Sumatera Selatan untuk memimpin daerah ini. Karena itu, saya merasa memiliki kewajiban untuk terus menyapa masyarakat dan melihat langsung kondisi di lapangan,” ujarnya.
Dalam kunjungannya ke Desa Tembusan Dalam, Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan harus dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pedesaan dan daerah yang sulit dijangkau.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah kebutuhan pembangunan yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya menghadirkan pembangunan yang berkeadilan agar masyarakat desa memiliki akses dan fasilitas yang setara dengan masyarakat di perkotaan.
“Saya melihat langsung kondisi di desa ini. Memang masih banyak yang harus dibangun dan diperbaiki. Masyarakat desa harus mendapatkan perhatian yang sama. Pemerintah terus berupaya agar pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga menjangkau desa-desa,” katanya.
Herman Deru menjelaskan, percepatan pembangunan desa merupakan bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Dengan infrastruktur yang baik dan pelayanan yang semakin mudah dijangkau, diharapkan kualitas hidup masyarakat desa dapat terus meningkat.
Pada kesempatan itu, Herman Deru juga mengingatkan makna Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan sikap, perilaku, dan peningkatan kualitas keimanan.
“Peringatan 1 Muharam mengajarkan kita untuk menjadi lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Keimanan harus meningkat, akhlak harus semakin baik, dan hubungan dengan sesama manusia juga harus semakin harmonis,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara hablumminallah dan hablumminannas. Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera.
“Hikmah Tahun Baru Islam adalah kesempatan untuk memperbaiki diri secara bertahap. Tidak harus berubah sekaligus, tetapi terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari,” tandasnya.
Tabligh Akbar tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Sumber Marga Telang. Kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah keagamaan dan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar Sumatera Selatan senantiasa diberikan keberkahan dan kemajuan. (*)










