Hari Ini, Harga Emas Antam Mandek di Rp985 Ribu per Gram

Harga emas tercatat tidak berubah dari perdagangan sebelumnya atawa mandek.

KATANDA. ID, Jakarta – Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam bertahan di posisi Rp985 ribu per gram pada Senin (4/4). Harga emas tercatat tidak berubah dari perdagangan sebelumnya atawa mandek.

Senada, harga pembelian kembali (buyback) juga stagnan di posisi Rp889 ribu per gram.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp604,6 ribu, 2 gram Rp2,12 juta, 3 gram Rp3,16 juta, 5 gram Rp5,23 juta, 10 gram Rp10,41 juta, 25 gram Rp25,89 juta, dan 50 gram Rp51,7 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram dibanderol Rp103,32 juta, 250 gram Rp258 juta, 500 gram Rp515,81 juta, dan 1 kilogram Rp1,03 miliar.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX naik 0,27 persen menjadi US$1.928,8 per troy ons. Sementara, harga emas di perdagangan spot turun 0,09 persen ke US$1.923,8 per troy ons pada pagi ini.

Pengamat Komoditas Ariston Tjendra memproyeksikan harga emas internasional tertekan hari ini. Sentimen kenaikan suku bunga AS masih akan mempengaruhi pergerakan harga emas spot, di samping perkembangan invasi dan pembicaraan damai Rusia-Ukraina.

“Di awal pekan ini, tekanan dari akhir pekan lalu karena sentimen kebijakan moneter Bank Sentral AS, The Fed, mungkin masih bisa berlanjut,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Di sisi lain, kata Ariston, perang yang masih berlangsung dan pembicaraan damai yang tidak menemui kesepakatan bisa menahan tekanan dan membuat harga emas di kisaran konsolidasi.

Hari ini, ia meramalkan harga emas internasional berada dalam rentang support US$1.900 per troy ons dan resistance US$1.950 per troy ons.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 Komentar

  1. Ping-balik: important source