Ini Kronologi Adu Mulut antara Atletico vs Manchester City

Pertandingan Atletico Madrid vs Manchester City.

KATANDA.ID, Jakarta – Pertandingan Atletico Madrid vs Manchester City semula layaknya laga sepak bola biasa, namun keadaan berubah pada menit-menit akhir.

Kemenangan 1-0 Man City pada leg pertama membuat The Citizens dan Los Colchoneros mengerahkan kemampuan maksimal pada leg kedua. Keunggulan satu gol belum bisa menjamin langkah anak asuh Pep Guardiola, sementara Joao Felix dan kawan-kawan juga masih punya kans.

Bacaan Lainnya

Man City cukup dominan pada babak pertama. Setidaknya ada lima peluang yang diciptakan, sementara Atletico gagal memainkan skema terbaik pada paruh pertama. Tuan rumah baru gencar menyerang pada babak kedua.

Memasuki menit ke-88 Man City mencoba melakukan serangan balik dari sisi kiri. Phil Foden mencoba mengejar bola. Felipe tak ingin memberi ruang dan berusaha beradu cepat dengan Foden dalam memburu si kulit bundar.

Felipe lebih dulu menjangkau bola dengan tekel yang bersih. Namun sesaat setelah tekel tersebut kaki Felipe mengenai kaki Foden.

Pemain timnas Inggris itu kemudian bereaksi kesakitan dan berguling. Melihat Foden beraksi di pengujung laga, Stefan Savic kemudian menghampiri dan menyeret Foden ke luar lapangan. Savic berinisiatif demikian agar wasit tak perlu menghentikan pertandingan mengingat Atletico masih memburu gol.

Tindakan Savic mendapat repsons keras dari para pemain dan ofisial Man City. Pemain dan ofisial Atletico pun tak mau meninggalkan rekannya diusik lawan.

Savic kemudian dikerumuni pemain Man City. Pemain yang pernah memperkuat Manchester Biru itu terlihat menanduk Raheem Sterling.

Para pemain dan staf dari kedua kesebelasan tak hanya terfokus pada Savic dan Sterling, beberapa terlihat sibuk berkonfrontasi satu sama lain. Ada pula yang berusaha mencoba memisahkan dan menenangkan seperti kiper Jan Oblak.

Jack Grealish juga disebut ikut meramaikan suasana dengan menghina Savic yang dibalas dengan jambakan pemain 31 tahun itu ke pemain cadangan Man City tersebut.

Suasana panas cukup lama terjadi. Ofisial pertandingan kemudian memutuskan waktu tambahan selama sembilan menit.

Setelah emosi para pemain reda dan mulai lerai tak ada kerumunan lagi, wasit lantas mengeluarkan sederet kartu kuning bagi pemain-pemain yang terlibat keributan.

Felipe mendapat kartu kuning, sebelumnya bek Brasil tersebut sudah menerima kartu kuning pada babak pertama. Felipe tak percaya dengan keputusan wasit dan harus dipaksa menuju lorong oleh ofisial Atletico.

Pertandingan kembali berlanjut dan skor imbang tanpa gol menjadi hasil akhir pertandingan. Man City melaju ke semifinal bertemu Real Madrid. Dikutip dari CNN Indonesia.

Pos terkait