KATANDA.ID. Lahat – Bupati Lahat Cik Ujang SH meminta kepada semua instansi dan stakeholder termasuk pihak perusahaan baik pertambangan dan perkebunan untuk mensiapkan perlengkapan maupun peralatan guna mencegah kebakaran lahan.
Hal tersebut disampaikan Cik Ujang saat menjadi Pimimpin Apel di Halaman Makodim 0405 Lahat, Senin (18/7).
“Khusus Provinsi Sumsel pernah menjadi perhatian Dunia bukan karena pembangunannya melainkan Asap yang bertebaran sampai keluar Negara, namun saat ini kita diuntungkan adanya Lanina karena masih diturunkan Hujan,” ungkapnya.
Selain itu lanjut Cik Ujang, tentu saja ada dampak negatifnya seperti banjir, tanah longsor dan angin putting beliung seperti di Kecamatan Jarai Area.
“Melalui apel siaga ini saya berharap dijadikan momentum, setidaknya meminimalisir kebakaran dj wilayah Kabupaten Lahat. Saya himbau kepada OPD terkait brsama TNI dan Polri, Manggala Agni dan perusahaan segera menyusun langkah strategis,” ujar Cik Ujang.
Tidak hanya itu saja ditambahkan Cik Ujang, budaya lama ditengah masyarakat sendiri yakni masih terus berlanjut yakni saat membuka kebun denngan cara membakar, tentu hal ini harus menjadi perhatian terhadap Camat, Lurah dan Kepala Desa (Kades) untuk memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada warga di desa.
“Seluruh Camat dan Lurah dan Kades segera mensosialisasikan kepada warga di desa dan lurah. Serta membentuk Posko dan kepada pihak Perusahaan Perkebunan untuk menyiapkan pencegahan seperti suplai air,” tambahnya.
Ditempat sama, Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK didampingi Dandim 0405 Lahat Letkol inf Toni Oki Priyono mengatakan, TNI dan Polri dalam menghadapi Karhutla siap menurunkan personil baik di Polsek maupun di Koramil.
“Semua personil TNI dan POlri akan dilibatkan dalam penanganan Karhutla,” ucapnya.
(sm)









