KATANDA.ID, Bandar Lampung – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sejak 18 – 20 Oktober menyelenggarakan Fokus Diskusi Grup (FGD) Monitoring Evaluasi Operasi dan Upaya Optimalisasi Target Lifting Tahun 2022 di Bandar Lampung.
Pada FGD yang dibuka Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagsel Anggono Mahendrawan juga diberikan penghargaan kepada KKKS wilayah Sumbagsel dalam beberapa kategori. Diantaranya, KKKS yang berhasil menambah tambahan produksi dengan jumlah terbesar dan temuan hidrokarbon terbesar, KKKS yang paling luas melakukan kegiatan seismik dan penghargaan khusus dalam upaya membantu keselamatan masyarakat dan lingkungan melalui penanganan pemadaman kebakaran serta penutupan sumur masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan dan di Provinsi Jambi
Penghargaan berhasil diraih KKKS PHR Regional 1 Zona 4 dengan penghargaan kategori “Keberhasilan Dalam Pemadaman dan Penutupan Sumur Masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan” dan “Pencapaian Pengeboran Eksploitasi Terbaik” melalui kegiatan pemboran 26 sumur eksploitasi yang berhasil mendapatkan realiasi initial production 2.856 barel minyak per hari (BOPD) dan Last Test Production 1.983 barel minyak per hari (BOPD).
Kemudian KKKS PHR Regional 1 Zona 1 meraih penghargaan “Keberhasilan Dalam Pemadaman dan Penutupan Sumur Masyarakat di Provinsi Jambi,” KKKS PHE Jambi Merang meraih penghargaan “Pencapaian Pengeboran Eksplorasi terbaik” melalui temuan hidrokarbon dengan laju alir terbesar yaitu DST-1 dengan gas rate 13,27 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan laju alir kondensat sebesar 235 barel kondensat per hari (BCFD). Selanjutnya adalah KKKS Medco E&P Indonesia meraih penghargaan “Kegiatan Seismik Terbaik” melalui kegiatan seismik 2D dengan luasan 125 KM.
“Secara umum, kami memberikan apresiasi kepada seluruh KKKS untuk keberhasilan pemboran sumur pengembangan dan sumur eksplorasi yaitu PHR Zona 1 dan 4, mencakup PHE Ogan Komering, PHE Jambi Merang hingga KSO GWN Kruh, kemudian PetroChina International Jabung Ltd, Medco E&P Indonesia, dan Sele Raya Belida. Demikian pula kepada seluruh KKKS yang telah berhasil melakukan pemenuhan survei seismik yaitu PHR dan Medco E&P Indonesia,” kata Anggono.
Kegiatan FGD tersebut sekaligus menjadi wadah pertemuan bagi KKKS dengan semua fungsi terkait di SKK Migas Pusat dan Perwakilan guna membahas strategi dan upaya optimalisasi merealisasikan target yang telah disetujui bersama dalam Work Program and Budget (WP&B) Tahun 2022, yang mencakup program kerja KKKS yaitu program kerja pemboran, seismik, kerja ulang, perawatan sumur hingga capaian angka produksi dan lifting.
Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari SKK Migas Pusat, SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, KKKS Wilayah Sumbagsel dan mitra kerja transporter pipa.
Anggono Mahendrawan juga menyampaikan bahwa SKK Migas akan menyelenggarakan event besar yakni International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2022 atau ICIUOG 2022 yang ketiga secara hybrid pada tanggal 23-25 November 2022 di Nusa Dua Convention Center, Bali dengan tema “Boosting Investment and Adapting Energy Transition through Stronger Collaboration Oil and Gas Convention and Exibition (IOGCE)”.
Event ini merupakan konvensi berskala internasional yang diselenggarakan SKK Migas berkolaborasi dengan KKKS dan para pemangku kepentingan didaerah sebagai bagian utama pendukung berjalannya kegiatan hulu migas di lapangan. (ril/mas)









