KATANDA.ID, Palembang – PT Semen Baturaja (SMBR) Tbk (Persero) pada 14 November 2022 tepat berusaha 48 tahun. BUMN semen tersebut merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) PT Semen Baturaja dengan berbagai kegiatan. Perayaan HUT kali ini berlangsung offline dan online, yang dipusatkan di pabrik Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Pada perayaan HUT tersebut Direktur Utama SMBR Daconi Khotob mengatakan, “HUT kali ini menjadi perayaan pertama tahun 2022 yang diselenggarakan secara offline dan telah ditunggu-tunggu sejak lama semenjak pandemi Covid-19.”

Menurutnya, direksi ingin jika tahun ini karyawan dan karyawati bisa menikmati silaturahmi secara langsung. Meskipun belum bisa sepenuhnya lepas dari pandemi Covid-19 dan tetap harus mematuhi protokol kesehatan, kami senang melihat semua bersemangat merayakan HUT tahun ini.
“48 Tahun menjadi usia yang matang untuk perusahaan. Pada tahun ini, kita semua merupakan pelaku sejarah dalam proses integrasi Semen Baturaja dengan Semen Indonesia. Integrasi ini membawa hal positif untuk kedua belah pihak,” ujarnya.
Mantan Direktur Produksi dan Pengembangan SMBR itu menyampaikan kabar gembira bahwa BUMN semen tersebut selama 2022 telah membuktikan kinerjanya, pada September 2022 berhasil mencatatkan pendapatan semen yang tumbuh 9 persen dan laba bersih tercatat melonjak naik 160 persen (year on year).
Menurut, Daconi, perseroan masih terus menjalankan program efisiensi untuk menjaga produktivitas perusahaan dan meningkatkan daya saing. “Manajemen juga memiliki komitmen untuk menerapkan program keberlanjutan seperti pemanfaatan limbah sebagai bahan bakar alternatif, pengurangan konsumsi energi karbon, dan program konservasi keaneragaman hayati di area tambang,” katanya.
Capaian pertumbuhan pendapatan dan laba yang meningkat tersebut diraih SMBR di tengah industri semen nasional masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kondisi over supply semen nasional dan kenaikan tarif BBM. “Kondisi ini terus memacu kami untuk semakin kompetitif agar dapat tumbuh lebih baik hingga akhir tahun 2022,” kata Daconi.
Permintaan semen nasional sampai dengan September 2023 di wilayah Sumatera mengalami penurunan sebesar 3,1 persen. Khusus pasar SMBR, permintaan semen di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mengalami penurunan yang lebih dalam yaitu mencapai 4,8 persen.
Ditengah kondisi demand semen nasional menurun, produsen semen dengan logo tiga gajah tersebut mampu mencatatkan kenaikan volume penjualan sebesar 3 persen yang diikuti dengan tumbuhnya pendapatan sebesar 9 persen.
Peningkatan penjualan tentunya memberikan dampak positif bagi laba bersih perusahaan yang melonjak naik dari tahun lalu yang senilai Rp 16,7 milyar menjadi Rp 43,1 milyar untuk periode sampai dengan September 2022.
“Pertumbuhan ini menjadi titik balik semangat manajemen disaat penurunan pandemi bahwa target tahun ini dapat tercapai,” ujar Direktur Utama PT Semen Baturaja.
Sementara itu peringatan 48 Tahun PT Semen Baturaja (Persero) Tbk mengusung tema “Spirit of Energy” yang ditandai dengan upacara Setia Karya pemberian Tanda Jasa dan Penghargaan atas masa kerja karyawan ada karyawati. Pada HUT kali ini 63 orang yang meriah penghargaan tersebut, terdiri dari 35 orang dari site Palembang, 19 orang dari site Baturaja dan 9 orang dari site Lampung.
Acara ramah tamah HUT SMBR 2022 dihadiri tamu undangan seperti Bupati OKU, Kapolres, Dandim, DPRD OKU dan Kejaksaan Negeri OKU. Juga dilakaukan pembagian hadiah dari rangkaian acara HUT yang telah diselenggarakan seperti SMBR Solo and Vocal Group Competition, E-Sport Mobile Legend dan PES, Lomba Cerdas Cermat, turnamen tennis, turnamen bulu tangkis, turnamen futsal dan lainnya. (ril/mas)










