Transformasi Bisnis ala PT Pupuk Indonesia

Kios Pupuk Komersil di Kabupaten Badung, Provinsi Bali. (FOTO : Humas Pupuk Indonesia)

KATANDA.ID – PT Pupuk Indonesia (Persero) adalah BUMN (badan usaha milik negara) yang sukses dalam menerapkan transformasi bisnis. Ini bukan pujian atau sekedar basa-basi, melainkan fakta. Pada bagian lain dari tulisan ini akan tergambar fakta tersebut.

Di lingkungan BUMN saat ini dan ke depan, transformasi bisnis adalah keniscayaan. Transformasi itu dimulai dengan merumuskan visi dan misi baru yang sejalan dengan perubahan. Ini sangat penting mengingat visi berperan sebagai pemersatu semua sumber daya. Visi yang kuat dan jelas akan menjadi tujuan yang ingin dicapai oleh seluruh elemen perusahaan sehingga akan tergambar dalam setiap aktivitasnya.

Bacaan Lainnya

Salah satu indikator bahwa sebuah korporasi tengah menjalani transformasi bisnis ini tercermin dari visi dan misinya. Visi dan misi tersebut bisa dilihat sejak BUMN pupuk ini ini masih bernama PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) merupakan badan usaha milik negara yang didirikan dengan akta notaris Eliza Pondaag No. 177 tanggal 24 Desember 1959 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.46 tanggal 7 Juni 1960.

Pada 24 Desember 2010 berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan (RUPS-LB) PT Pupuk Indonesia (Persero) memisahkan aktiva dan pasiva melalui mekanisme spin-off kepada anak perusahaan baru bernama PT Pupuk Sriwidjaja Palembang yang dibentuk pada 12 November 2010. Lalu status PT Pupuk Indonesia (Persero) berubah dari operating holding menjadi Strategic and Investment Holding yang berjalan efektif mulai 1 Januari 2011.

Pada 2010 PT Pupuk Indonesia (PI) yang baru berdiri memiliki visi : “Menjadi Perusahaan yang berdaya saing tinggi dalam industri pupuk, industri kimia, agrokimia, distribusi dan perdagangan serta jasa engineering, procurement, dan construction baik di tingkat regional maupun global.”

Misinya mencakup : 1. Memproduksi dan memasarkan pupuk, untuk mendukung Program Penguatan Ketahanan Pangan Nasional (swasembada pangan), produk-produk petrokimia dan jasa-jasa EPC serta memperdagangkan produk pertanian di pasar nasional dan global dengan memperhatikan aspek mutu secara menyeluruh.

2. Meningkatkan hasil usaha untuk menunjang kelancaran kegiatan operasional dan pengembangan usaha Perusahaan. 3. Memberikan kontribusi pada pembangunan melalui pengembangan industri pendukung pertanian dan industri kimia berbasis sumber daya alam yang ramah lingkungan.

4. Peduli pada masyarakat lingkungan (community development). 5. Mengutamakan keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan hidup dalam setiap kegiatan usaha. Dan 6. Melakukan pengembangan usaha ke hulu dan hilir untuk memperkuat struktur usaha perusahaan.

Ketika transformasi mulai berdetak, visi dan misi PT Pupuk Indonesia (Persero) berubah. Visi PT Pupuk Indonesia menjelma semakin tegas dalam pernyataan dan perbuatan, yaitu “Menjadi Perusahaan Nasional Berkelas Dunia untuk Nutrisi Tanaman dan Solusi Pertanian yang Berkelanjutan serta Mampu Memberikan Dampak Ekonomi dan Sosial secara Nasional.”

Misinya pun berubah. 1. Menyediakan produk nutrisi tanaman yang kompetitif dan solusi pertanian sesuai dengan kebutuhan konsumen melalui ekosistem pertanian yang berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. 2. Memaksimalkan circular economy sehingga memberikan manfaat serta nilai tambahekonomi dan sosial untuk Indonesia.

3. Mendukung program ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. 4. Menjalankan bisnis dengan menerapkan teknologi terkini yang mengedepankan keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan hidup dengan prinsip tata kelola yang baikdengan manajemen risiko yang efektif dan didukung oleh SDM yang profesional. Dan 5. Menciptakan culture yang inovatif, kolaboratif dan high performing untuk menjamin perusahaan yang berkelanjutan

Visi dan misi PT Pupuk Indonesia (Persero) semakin tegas ketika dilengkapi dengan nilai-nilai dan paradigma yang ditetapkan Menteri BUMN Erick Thohir. PT Pupuk Indonesia mengimplementasikan nilai- nilai utama dan paradigma erusahaan dengan mengacu pada Surat Edaran Menteri BUMN No. SE–7/MBU/07/2020 tentang Nilai-nilai Utama (Core Value) Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara yang mentapkan nilai-nilai disebut AKHLAK akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif.

Jelas bahwa implementasi budaya “AKHLAK” di lingkungan Pupuk Indonesia (PI) Grup bertujuan untuk mendukung transformasi bisnis yang dilaksanakan manajemen PT Pupuk Indonesia (Persero). Sekaligus penerapan nilai-nilai tersebut juga telah menjadi program kerja yang disusun oleh Tim Implementasi Budaya “AKHLAK” di PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam rangka mencapai visi dan misi perusahaan.

Transformasi BUMN

Transformasi digital diterapkan PT Pupuk Indonesia pada penjualan pupuk.

 BUMN adalah salah satu pelaku kegiatan ekonomi, keberadaannya mutlak memiliki peran penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945. BUMN diharapkan: (1) dapatmeningkatkan penyelenggaraan kemanfaatan umum, berupa penyediaan barang dan jasa dalam jumlah dan mutu yang memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak; (2) memberikan sumbangan kepada penerimaan negara; dan (3) meningkatkan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasional.

Untuk mengoptimalkan keberadaan BUMN, pengembangan dan pembinaan BUMN secara umum diarahkan untuk dapat mensinergikan kebijakan industrial dan pasar tempat BUMN tersebut beroperasi dengan kebijakan restrukturisasi dan internal perusahaan sesuai dengan potensi daya saing perusahaan. Salah satu upaya tersebut adalah tranformasi bisnis BUMN.

Selama satu dekade terakhir, tampak nyata bagaimana transformasi bisnis berkelindan dengan transformasi digital. Dimana transformasi bisnis terjadi maka di situ tranformasi digital menyertainya.

Transfomasi bisnis adalah satu metodologi komprehensif dari program percepatan pembaruan organisasi (perusahaan) yang memiliki ciri-ciri fundamental, bersifat strategic dan menggunakan pendekatan holistic.  Di lingkungan bisnis dan manajemen jenis transformasi meliputi : Tansfomasi Manajemen, Transfomasi Strategi, Transformasi Struktural, dan Transformasi Kultural.

Transformasi bisnis bertujuan menjadi “Knowledge Company” yang bertaraf kelas dunia melalui peningkatan daya saing dan daya kembang perusahaan. Artinya, pertumbuhan berkesinambungan (sustainable growth), peningkatan produktivitas secara signifikan (berarti), dan peningkatan harga pasar atau pengembangan kapital intelektual.

Kemajuan teknologi telah memberikan pengaruh yang besar terhadap perubahan cara beraktivitas masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan, salah satunya yang disebut sebagai transformasi digital.

Menurut McDonald and Russel-Jones dalam “The Digital Edge – Exploiting Information and Technology for Business Advantage” (2012),  ”Efek dari transformasi digital ini juga telah merambah ke berbagai sektor dalam bisnis seperti merubah cara kita dalam bekerja, berkomunikasi, dan juga merubah pola perilaku konsumen.

G Westernman dan kawan-kawan dalam “Digital Transformation: A Roadmap for Billion Dollar Organization,” (2011) mendefinisikan transformasi digital sebagai penggunaan teknologi dengan tujuan untuk secara umum meningkatkan kinerja atau jangkauan dari sebuah perusahaan.

Atau defenisi lain dari Lankshear dan Knobel dalam “Digital literacies: Concepts, policies and practices,” (2008) menyebutkan bahwa transformasi digital adalah tingkat ketiga dan tertinggi dari keterampilan digital yang dicapai ketika penggunaan digital yang dilakukan juga menfasilitasi inovasi dan kreatifitas serta mendorong perubahan signifikan dalam bidang profesional ataupun pengetahuan.

Kini teknologi digital memfasilitasi keinginan dari berbagai individu untuk dapat menghubungkan antara dunia fisik dengan dunia digital. Demikian pula pada berbagai sektor bisnis merasakan perubahan drastis pada cepatnya perubahan permintaan dari konsumen.

1.000 Kios Pupuk

Semua itu, transformasi bisnis dan transformasi digital tersebut tengah terjadi di dalam PT Pupuk Indonesia. Transformasi bisnis tersebut tidak terlepas dari komitmen PT PI  untuk terus melakukan perbaikan, peningkatan dan penguatan kompetensinya, khususnya dalam menghadapi perubahan peran dari strategic holding menjadi activist holding.

Diantara transformasi bisnis yang dilakukan PT Pupuk Indonesia adalah melakukan Single Branding yaitu dengan meningkatkan brand awareness serta efisiensi biaya promosi untuk menghadapi rekomersialisasi pupuk subsidi, agrokimia dan juga melambangkan pembaharuan.

PT PI juga melakukan reformasi subsidi pupuk nasional dengan mengantisipasi implementasi perubahan mekanisme subsidi melalui kajian harmonisasi kebijakan subsidi dan pemupukan berimbang serta advokasi atas kajian tersebut. Pada bidang organisasi & talenta dilakukan penyusunan kebijakan talenta, alignment grading jabatan, pemetaan remunerasi, serta mobilitas SDM.

Sementara itu transformasi digital dilakukan PT PI melalui pasar digital (PADI) UMKM dengan memperluas pasar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan pemberian kesempatan kepada UMKM dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan PI Grup.

Pasar digital tersebut direaliaasikan PT PI dengan mengembangkan kios pupuk komersil. Saat berkunjung ke kios UD Tani Mandiri, di Desa Canggu, Kabupaten Badung, Provinsi Bali beberapa waktu lalu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman menyampaikan bahwa BUMN pupuk tersebut akan menambah kios-kios pupuk komersil di daerah.

PT Pupuk Indonesia pada 2022 sampai 2023 akan memperluas jangkauan pasar untuk terus mendekatkan diri kepada petani di Indonesia. “Penambahan kios ini sekaligus akan memperluas jangkauan pasar. Sekaligus sebagai sarana edukasi dan informasi tentang manfaat pupuk,” kata Bakir Pasaman.

Sampai 2023 PT Pupuk Indonesia memberikan penjelasan bahwa perseroan terus berupaya meningkatkan ketersediaan pupuk di tingkat petani, dalam hal ini pupuk non-subsidi atau komersil. Salah satu upayanya adalah dengan membuka kios pupuk komersil dengan target pengembangan 1.000 kios yang dimulai pada tahun 2022 hingga 2023 mendatang.

Pengembangan 1.000 kios pupuk komersil juga sebagai jawaban atas masih banyaknya petani yang merasa kesulitan menjangkau atau membeli pupuk komersil milik Pupuk Indonesia. Memperluas jaringan kios atau outlet yang khusus menjual pupuk komersil atau non subsidi menjadi salah satu bentuk transformasi bisnis yang dilakukan PT Pupuk Indonesia.

Pengembangan 1.000 kios pupuk ini menurut Bakir telah mendapat dukungan dari Menteri BUMN Erick Thohir selaku pemegang saham dan para stakeholder. “Artinya program komersil memudahkan petani, karena banyak keluhan petani dan kita sadari anggaran subsidi terbatas sehingga kita harus penuhi kekurangan pupuk subsidi di masyarakat dengan komersil atau non subsidi,” ujarnya.

Buah dari transformasi bisnis PT Pupuk Indonesia adalah mendongkrak kinerja korporasi. Tahun 2021 perseroan mencatat kinerja yang menggembirakan dengan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 78,60 triliun atau tumbuh 9,35% dibanding realisasi pendapatan konsolidasi tahun 2020  yang sebesar Rp 71,87 triliun.

Dengan pendapatan yang meningkat tercatat, laba tahun berjalan Pupuk Indonesia memingkat 120,79% secara tahunan atau year-on-year (yoy) dari semula Rp2,32 triliun tahun 2020 menjadi Rp5,13 triliun di tahun 2021.

Direktur Utama PT PI Bakir Pasaman mengakui bahwa pencapaian-pencapaian Pupuk Indonesia tahun 2021 tidak terlepas dari program transformasi bisnis perusahaan. “Pupuk Indonesia telah bertransformasi dari sebelumnya strategic holding kini menjadi activist holding,” katanya.

Transformasi bisnis lainnya yang dilakukan PT PI adalah pada Distribution Planning & Control System (DPCS) dengan mengoptimalkan produksi dan stok pupuk dari pusat produksi sampai gudang kabupaten dengan memanfaatkan teknologi berbasis data geospasial.

Transformasi bisnis pun terjadi pada optimalisasi aset yaitu meningkat pendapatan dengan memaksimalkan pendayaan gunaan aset melalui pemanfaatan teknologi informasi. Transformasi bisnis pada PT Pupuk Indonesia juga mencakup creating shared valeu (CSV), reposisi gudang, data scienci, retail management, agro solution (makmur) dan inbound & outbound supply chain  atau meningkatkan efektivitas dan efisiensi rantai pasok.

Yang tidak kalah penting dari transformasi bisnis di PT PI adalah dukungan Implementasi Budaya “AKHLAK.” Tranformasi terjadi dengan meningkatkan budaya perusahaan melalui core value Akhlak (Adaftif, Kolaboratif, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kompeten).

Sukses dalam transformasi bisnis dan transformasi digital bukan berarti ke depan PT Pupuk Indonesia bersama anggota holding tidak ada tantangan akan menghadang. Sebagai industri pupuk salah satu tantangan yang harus menjadi perhatian adalah pasokan bahan baku dan gas bumi. Masalah besar yang bisa saja datang secara tiba-tiba adalah adanya kesulitan memperoleh pasokan bahan baku dan energi gas bumi untuk proses produksi pembuatan pupuk.

Perang Rusia vs Ukraina telah membuat PT Pupuk Indonesia ketar-ketir PT Pupuk Indonesia (Persero). Selama ini untuk bahan baku kalium untuk produksi pupuk NPK mengandalkan bahan baku kalium dari Rusia. Perang telah mengganggu pasokan impor bahan baku kalium dari negara beruang merah tersebut.

Kemudian pasokan bahan baku berupa gas bumi. Beberapa kali beberapa anggota holding PT Pupuk Indonesia tidak dapat berproduksi normal akibat berkurangnya pasokan gas bumi.

Untuk mengatasi dua masalah tersebut transformasi bisnis adalah pilihan yang harus dilakukan PT Pupuk Indonesia dan industri pupuk anggota holding. Transformasi bisnis adalah pilihan jika ingin dapat tumbuh secara sustainable masa mendatang. Transformasi bisnis yang diperlukan adalah transformasi manajemen, strategi, struktural dan kultural. (maspril aries)

Pos terkait