KATANDA.ID, Prabumulih – Apresiasi disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel (Sumatera bagian Selatan) Anggono Mahendrawan atas penghargaan diraih Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina EP Field Prabumulih pada ajang Indonesia Green Awards (IGA) 2023.
Selain apresiasi, Anggono juga menyampaikan harapannya. “Ke depan program-program yang dijalankan untuk memberikan manfaat ini dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak pula pihak dan khususnya masyarakat yang dapat merasakan manfaat dengan adanya kegiatan hulu migas di daerahnya.”
Menurut Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, selain untuk meraih berbagai penghargaan, pertimbangan utama dari Program Pengembangan Masyarakat oleh KKKS adalah apa yang paling bisa memberikan dampak positif sebesar-besarnya kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan dan daerah.
Apresiasi tersebut diberikan SKK Migas Sumbagsel atas capaian prestasi Pertamina EP Field Prabumulih meraih dua penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2023. Prestasi tersebut diraih perusahaan migas milik negara tersebut berkat komitmen dan konsistensinya dalam menjalankan seluruh Program Pengembangan Masyarakat (PPM).
Pada malam penyerahan penghargaan yang berlangsung di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, pekan lalu, Pertamina EP Field Prabumulih menyabet penghargaan untuk kategori program penanganan sampah plastik dan pengembangan wisata konservasi alam. Penghargaan langsung diserahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S Uno.
Menurut Senior Manager Pertamina EP Field Prabumulih Field Jemy Oktavianto, Pertamina EP Field Prabumulih meraih penghargaan kategori “Penanganan sampah plastik dengan program Plastik Daur Ulang (Pak Dalang)” dan “Pengembangan wisata konservasi alam dengan program Lembak Desa Wisata Danau Shuji (Mbak Dewi Shuji).”
“Kedua program ini merupakan program yang direalisasikan pada tahun 2022 berdasarkan persetujuan SKK Migas. Pertamina EP Field Prabumulih juga terpilih sebagai perusahaan terbaik dari 200 perusahaan dalam negeri yang berpartisipasi, baik swasta maupun BUMN,” katanya.
Pertamina EP Field Prabumulih menjadi yang terbaik berdasarkan hasil penilaian Program Pengembangan Masyarakatnya dinilai paling baik berdasarkan tiga aspek utama, yaitu dampak kegiatan PPM bagi lingkungan, pendidikan, kemiskinan, dan community development.
Kemudian berdasarkan keberlanjutan program (sustainability) serta kontribusi Program Pengembangan Masyarakat terhadap bottom line perusahaan.
“Prestasi ini juga berkat sinergitas antara perusahaan dengan pemerintah yang berkomitmen dalam memberdayakan masyarakat agar mandiri di bidang lingkungan, sosial, dan ekonomi. Kedua program PEP Prabumulih Field, Pak Dalang dan Mbak Dewi Shuji, selaras dengan visi dan misi perusahaan yang merujuk pada prinsip Good Corporate Governance,” ujar Jemy Oktavianto.
Senior Manager Pertamina EP Prabumulih Field juga mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas dua penghargaan yang diraih pada IGA 2023. “Selain itu pada awal Februari lalu, kami juga meraih penghargaan emas dalam ajang CSR & PDB Awards yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa Republik Indonesia,” ujarnya. (ril/mas)










