KATANDA.ID, Pangkalpinang – Wali Kota Pangkalpinang Dr H Maulan Aklil bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Pangkalpinang, Kepala Kantor Perwakilan BI, Sekda Kota Pangkalpinang, dan Kepala OPD Terkait di Lingkungan Pemkot Pangkalpinang mengunjungi distributor dan pasar tradisional di Kota Pangkalpinang.
“Alhamdulillah pada hari ini kita TPID bersama tim melakukan kunjungan ke pasar, istilahnya bukan sidak ya, tetapi kita mengetahui monitoring untuk berkenaan dengan stok, kemudian juga harga, apakah ada penimbunan dari bahan pokok tersebut,” kata Maulan Aklil.
Adapun hasil yang diperoleh pihaknya, diinformasikan bahwa saat kesiapan stok bahan pokok ini aman, kemudian harga dikategorikan stabil. Ia berharap H-1 atau H-2 lebaran harga tetap terjamin kemudian stok juga terjamin.
“Mungkin secara keseluruhan harga bahan pokok masih terkendali, hanya ada sedikit daging ayam memang ada sedikit kenaikan Rp1.000,- sejak tiga hari yang lalu,” ujarnya.
Untuk beras, tidak mengalami kenaikan, harga masih pada kisaran Rp. 132.000 per-10 Kg. Untuk Stok beras dinilai cukup terdapat 1.400 ton, secara kontinyu distributor menyiapkan stok.
“Adapun stok daging sapi bukan cukup, tetapi berlebih satu bulan sebelum lebaran daging sapi ini melebihi. Untuk harga saat ini kita di pasar daging, bahwa daging sapi saat ini posisinya 140-145 ribu rupiah, informasi ini harganya stabil. Bawang, cabai, telur juga masih stabil,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Babel, Faturrahman memprediksi, inflasi tahun ini lebih baik jika dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dilihat stok dan harga bahan pokok dan penting, kami melihat sepertinya Insya Allah pada tahun ini inflasinya akan lebih baik dari tahun lalu. Bahan pokok penting seperti di distributor maupun pasar langsung mudah-mudahan lebih baik dari tahun lalu,” tukasnya.
(Ril)









