KATANDA.ID, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menyelenggarakan Penganugerahan Penghargaan Subroto 2023 yang menjadi puncak acara Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-78. Pada acara tersebut, Kementerian ESDM memberikan apresiasi tertinggi bagi stakeholder.
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Penghargaan Subroto adalah apresiasi Kementerian ESDM kepada para pemangku kepentingan di sektor ESDM yang memiliki kinerja terbaik.
“Penghargaan Subroto merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Kementerian ESDM kepada para pemangku kepentingan yang telah melakukan kinerja terbaik dalam memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia dalam kurun satu tahun terakhir,” katanya Jumat (29/9).

Ada empat belas bidang yang mendapat penghargaan yang mengambil nama dari Menteri Pertambangan Indonesia atau sekarang Kementerian ESDM periode 29 Maret 1978 – 21 Maret 1988 Prof Dr Subroto MA.
Salah satu bidang pada Penghargaan Subroto 2023 adalah Penerimaan Negara Bukan Pajak Pada Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. Untuk bidang penghargaan diberikan kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang telah melakukan upaya maksimal dalam rangka meningkatkan penerimaan sektor hulu migas melalui berbagai macam kegiatan dalam rangka optimalisasi biaya dengan mempertimbangkan tingkat skala usaha dengan kemampuan teknis dan non teknis seluruh KKKS
Peraih Penghargaan Subroto untuk kategori: KKKS dengan Produksi Minyak dan Gas Bumi di atas 100.000 BOEPD adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) melalui Medco E&P Grissik Ltd.
Penghargaan Subroto 2023 untuk MedcoEnergi dari Kementerian ESDM diserahkan Dirjen Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji didampingi Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto kepada Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi Ronald Gunawan.
“Kami berterima kasih pada Kementerian ESDM, SKK Migas, dan instansi terkait lainnya serta pemangku kepentingan di pusat dan daerah yang terus mendukung operasi kami. Penghargaan ini juga menjadi energi pendorong bagi Medco E&P untuk terus meningkatkan produksi guna mendukung pencapaian target produksi migas dan pendapatan negara dari industri hulu migas”, kata Ronald Gunawan.










