Kapolres Lubuklinggau Monitoring Kelengkapan Logistik Pemilu

Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha.

KATANDA.ID, Lubuklinggau – Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha mengecek langsung kegudang logistik KPU Lubuklinggau dalam persiapan pemilu 2024 mendatang yang tinggal menghitung hari.

Kapolres Lubuklinggau bersama Kasat Intel menyambangi dan mengecek langsung kelengkapan logistik pemilu.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan langsung oleh AKBP Indra Arya Yudha didampingi Kasat Intel Iptu Deni pada hari Jumat (17/11/2023).

“Kami memang sengaja melakukan pemeriksaan sambang kamtibmas,” ujarnya.

Sebelumnya Kapolres Lubuklinggau ke kantor KPU untuk menyapa tegur sapa salam kepada para masyarakat yang diberikan amanah sebagai petugas KPU. “Tentunya kami bertanya ada kesulitan atau tidak,” bebernya.

“Setelah dari sana kami merapat ke gudang logistik untuk memastikan kehadiran personel kami yang  sudah ditugaskan sesuai dengan sprint untuk melaksanakan tugas pengamanan semenjak barang-barang logistik masuk,” tegasnya.

Ia menambahkan sarana prasarana logistik pemilu yang sudah masuk diantaranya bilik suara, segel yang dalam bentuk stiker, kabel style. “Tentunya sudah kita lakukan pengamanan penjagaan personil,” ujarnya.

“Ke depan kita tinggal menunggu surat suara dan ATK tinta alat tulis segala macam. Ini juga kita berharap kepada masyarakat untuk membantu kami kalau ada anggota yang terlihat sendirian digudang logistik, Informasikan ke kami agar kami bisa segera menambah aparat kepolisian ditempat tersebut,” jelasnya.

Bagaimanapun upaya pencegahan upaya preventif akan jauh lebih baik, akan jauh lebih murah dibandingkan upaya yang bentuknya eksekusi Force, refreshif.

“Kita berharap dengan upaya preventif, bisa mencapai hasil yang optimal,” harapnya.

Mengaju pada aturan-aturan apabila kita lihat eskalasi yang harus kita tambah kita tambah, untuk sementara ini kita siagakan sekitar dua tiga personil untuk menjaga logistik pemilu.

“Untuk pola pengamanan TPS, kita juga merujuk kepada aturan yang ditetapkan dari Mabes Polri, di mana ada yang dikategorikan agak rawan,” urainya.

Menurutnya, ukuran rawan ini bukan semata-mata adanya gejolak sosial, lebih kepada kondisi geografis letak TPS yang agak sulit dijangkau.tutupnya. (mil)

Pos terkait