Agus Fatoni Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Tertinggi di Sumatera

Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni menerima audiensi Deputi BPS M Habibullah bersama Kepala BPS Sumsel M Wahyu Yulianto. (FOTO-FOTO: Humas Pemprov Sumsel)

Pertumbuhan Ekonomi

Ada banyak teori menjelaskan apa itu pertumbuhan ekonomi? Secara umum pertumbuhan ekonomi didefinisikan sebagai perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksikan dalam masyarakat bertambah dan biasanya diukur dengan menggunakan data Produk Domestik Bruto (PDB), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atau pendapatan atau output perkapita.

Bacaan Lainnya

Dalam lingkup negara maka pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai salah satu indikator untuk mengetahui keberhasilan pembangunan suatu negara. Dalam pelaksanaan pembangunan ekonomi, pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan sasaran utama bagi negara-negara berkembang.

Bagi mereka yang belajar ilmu ekonomi, dalam membahas pertumbuhan ekonomi akan mempelajari berbagai pandangan ahli-ahli ekonomi klasik. Teori tersebut dikenal sebagai teori pertumbuhan Neoklasik. Fokus dari teori pertumbuhan neoklasik adalah akumulasi stok barang modal dan keterkaitannya dengan keputusan masyarakat untuk menabung atau melalukan investasi.

Juga ada teori pertumbuhan Neokeynes yang dikembangkan Evsey D. Domar dan R.F. Harrod. Teori tersebut dikembangkan oleh kedua orang ahli ekonomi secara terpisah. Tetapi karena inti dari teori tersebut sangat sama maka lebih dikenal sebagai Teori Harrod-Domar.

Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni menerima audiensi Deputi BPS M Habibullah bersama Kepala BPS Sumsel M Wahyu Yulianto. (FOTO-FOTO: Humas Pemprov Sumsel)

Ada juga teori pertumbuhan Adam Smith yang merupakan pelopor ilmu ekonomi moderen. Menurutnya, proses pertumbuhan ini bersifat menggumpal (kumulatif). Teori-teori tersebut tidak akan dijelaskan secara panjang lebar karena bisa menjadi artikel ini panjang. Butuh satu semester kuliah untuk menjelaskannya secara lengkap.

Bagi sebuah negara atau daerah, pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator untuk melihat hasil pembangunan yang telah dilakukan dan juga berguna untuk menentukan arah pembangunan masa yang akan datang. Pertumbuhan ekonomi yang positif suatu daerah menunjukkan adanya peningkatan perekonomian, sebaliknya pertumbuhan ekonomi yang negatif menunjukkan adanya penurunan perekonomian di daerah tersebut.

Pertumbuhan ekonomi sebuah negara atau daerah disebabkan oleh berbagai faktor. Dalam ilmu ekonomi dikenal pakar ekonomi MP Todaro yang bukunya banyak menjadi rujukan di lingkungan Fakultas Ekonomi berjudul, “Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga” (1997).

Menurut Todaro ada tiga faktor atau komponen utama dalam pertumbuhan ekonomi dari setiap bangsa. 1. Akumulasi modal, meliputi semua bentuk atau jenis investasi baru yang ditanamkan pada tanah, peralatan fisik, dan modal atau sumber daya manusia; 2. Pertumbuhan penduduk; 3. Kemajuan teknologi.

Menurut pakar ekonomi dalam negeri Sadono Sukirno dalam buku “Makro Ekonomi Modern” (2000), terdapat empat faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi. 1. Tanah dan kekayaan alam lainnya; 2. Jumlah dan mutu dari penduduk dan tenaga kerja; 3. Barang-barang modal dan tingkat teknologi; 4. Sistem sosial dan sikap masyarakat.

Pos terkait