KATANDA.ID, Palembang – Kota Prabumulih menjadi salah satu Kota di Sumsel yang ikut ambil bagian dan berkesempatan hadir pada acara Launching Computer Security Insident Response Team (CSIRT), Jum’at (24/11/2023).
Acara yang dibuka langsung Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian diikuti oleh seluruh kabupaten/kota yang ada di Sumsel.
Dalam sambutannya, Hinsa menyampaikan bahwa Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024 telah mengamanatkan kegiatan pembentukan 131 CSIRT sebagai salah satu proyek prioritas strategis.
“Hingga saat ini, BSSN telah membangun 116 dari 131 CSIRT,” ujar Hinsa.
Dilanjutkannya, pembentukan CSIRT juga telah diatur dalam Perpres Nomor 82 Tahun 2022 tentang Pelindungan Infrastruktur Informasi Vital (IIV) Pasal 4, yaitu sektor IIV salah satunya meliputi administrasi pemerintahan.
“Dalam pasal 12, penyelenggara IIV membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (CSIRT) Organisasi,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Computer Security Insident Response Team (CSIRT) merupakan tim atau entitas dalam suatu lembaga yang menyediakan layanan dan dukungan kepada organisasi untuk mencegah, mengelola dan menanggapi insiden keamanan.
Tim-tim ini terdiri dari para spesialis yang bertindak sesuai dengan prosedur dan kebijakan untuk merespons dengan cepat dan efektif terhadap kejadian keamanan dan untuk mengurangi risiko serangan siber.
Menurut Hansi, manfaat pembentukan Tim CSIRT antara lain, mampu mengendalikan dampak seminimal mungkin, dapat memulihkan layanan terdampak, dapat terjadinya kejadian selanjutnya, dapat mendeteksi secepat mungkin dan dapat mengendalikan insiden setepat mungkin
Acara dihadiri oleh beberapa tokoh penting diantaranya Pj Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Dr Drs Agus Fatoni, M.Si, Kepala Dinas Kominfo Kota Prabumulih Drs. Mulyadi Musa, M.Si, Kepala Dinas Kominfo 11 Kabupaten dan Kota Se-Sumsel. (ril)










