KATANDA.ID, Lubuklinggau – Pj Wali Kota Lubuklinggau bersama Forkompimda beserta OPD terkait mengikuti rakor pengendalian infllasi daerah bersama Pj Gubernur Sumsel melaui Virtual Zoom Meting.
Selain itu Pj Wako Lubuklinggau juga menggelar pasar murah dan operasi pasar Elpiji 3 kg bertempat dilapangan Dinas Kominfo Kota Lubuklinggau.Senin (29/1/2024).
Pj Wali Kota Lubuklinggau menyampaikan hari ini kegiatan mendukung program Provinsi Sumatera Selatan gerakan lonching pengendalian inflasi serentak se Sumatera Selatan oleh Bapak PJ gubernur provinsi Sumatera Selatan.
Namun untuk Kota Lubuklinggau untuk operasi pasar akan kita lakukan terus menerus sidak pasar, itu sudah menjadi kegiatan yang memang sudah ada dalam roadmate peta jalan pengendalian inflasi kota Lubuklinggau.
“Kita berupaya bulan Januari ini setidaknya ada dua kali operasi pasar,” kata Trisko sapaan akrabnya.
Akan tetapi ada hal yang berbeda untuk di Kota Lubuklinggau sendiri ada operasi pasar elpiji 3 kg yang mungkin daerah lain tidak melakukannya, untuk mengatasi kepanikan masyarakat takut gas langka.
Pemerintah Kota Lubuklinggau bersama dengan Hiswanamigas dan Pertamina hari ini menyediakan 1.120 tabung gas elpiji yang harganya cuma 16.000 di pasaran, di pasar murah Kota Lubuklingga di halaman kominfo Kota Lubuklinggau.
Selain itu Kota Lubuklinggau akan membuat taman inflasi bertempat di daerah Lubuklinggau Selatan lapangan eks kantor bupati lama.
“Kita ke depan kota Lubuklinggau ingin membuat taman inflasi permanen,” ujarnya.
Misalnya panen bawang di daerah tertentu itu di bawa ke taman inflasi, kita buka operasi pasarnya untuk komunitas bawang.
Kedepan taman inflasi ini akan ada taman demplote yang menanami tanaman-tanaman yang cepat tanam, cepat panen, cepat didistribusikan, di situ juga ada tempat pemasaran.
Hari ini pun kita menggunakan dana skema APBD aspirasi Provinsi Sumatera Selatan, APBD Sumsel tapi melalui aspirasi DPRD Provinsi Sumatera Selatan itu yang kita lakukan.
Jadi upaya-upaya inovasi untuk tetap kita galakkan,untuk mencermati kebutuhan pokok terus dipantau di pasar induk di Pasar muara atau pasar kalimantan ya kita pantau memang oleh Disperindag fltuatif kenaikan harganya.
“Alhamdulillah hari ini masih 2,61%, tadi BPS Ibu Tata menginformasikan kondisi angka-angka baik, berharap Januari turun, kita berharap indikatory turun,” bebernya.
Kalau tidak turun angka inflasi atau naik, kita genjot lagi pasar murahnya, mungkin bisa jadi kita lakukan setiap Minggu.
Tapi kalau memang bulan Januari inflasi ada kecenderungan trend-nya naik kita akan lakukan seminggu sekali operasi pasar dan kita akan lakukan sidak pasar secara terus-menerus.
“Kita berharap memang pengendalian inflasi ini juga didukung oleh CSR, di dukung oleh Bank daerah BSB, himpunan perbankan nasional dan perusahaan nasional yang beroperasi di daerah Kota Lubuklinggau, termasuk juga mungkin perusahaan lokal yang profit,,” tutup Pj Wako Trisko Defriyansa. (*)









