Kemarau Panjang, Ratu Dewa Perintahkan Penanganan Kekeringan di 3 Kecamatan

KATANDA.ID, Palembang – Pemerintah Kota Palembang menggelar rapat penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kabut asap, dengan fokus utama penanganan kekeringan air bersih di tiga kecamatan, Jumat (22/8/2026).

Tiga kecamatan yang menjadi perhatian adalah Sukarami, Sematang Borang, dan Jakabaring.

Di wilayah tersebut masyarakat kesulitan mendapatkan sumber air bersih akibat musim kemarau panjang.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, memimpin langsung rapat bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kota Palembang. Ia meminta penanganan segera dilakukan di lapangan.

Intinya bagaimana optimalisasi posko yang ada di kecamatan serta mengkroscek kembali data yang ada agar bisa diselesaikan dan beres. Kemudian terdapat pula kecamatan yang mengalami kekeringan seperti sulit mendapatkan air bersih.

Untuk mengatasi krisis air, Pemkot Palembang bersama PDAM Tirta Musi dan Dinas Perkimtan akan melakukan pengaturan penyediaan tanki air bersih di tiga kecamatan tersebut.

Pendistribusian air akan diatur berdasarkan waktu dan kebutuhan warga.Selain masalah air, rapat juga membahas antisipasi dampak Karhutla dan kabut asap. Setiap kecamatan diwajibkan mendirikan posko siaga.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) diminta menempatkan mobil pemadam dalam kondisi siaga.

Sementara puskesmas di tiap kecamatan harus menyediakan tabung oksigen pernapasan.Dari sisi kesehatan, Pemkot fokus pada perlindungan anak sekolah dan warga rentan.

Masker akan dibagikan ke masyarakat di setiap kecamatan. Puskesmas juga diminta meningkatkan kesiagaan dalam penanganan medis jika ada warga yang terkena ISPA.

Untuk dunia pendidikan, Wali Kota telah mengeluarkan imbauan agar sekolah tidak menggelar aktivitas luar kelas seperti upacara. Hal yang sama juga berlaku bagi ASN.

sudah buat imbauan agar tidak melakukan aktivitas di luar kelas seperti upacara dan lainnya termasuk para ASN juga tidak ada kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, Pemkot akan membahas kemungkinan pengalihan proses belajar mengajar ke sistem daring atau online. Keputusan final akan diambil hari ini bersama Dinas Pendidikan dan perangkat terkait.

Dalam kesempatan itu, Ratu Dewa juga meminta Dinas Pertanian berkoordinasi dengan Balai di tingkat Provinsi Sumsel untuk menangani lahan persawahan yang mengering. Tujuannya agar proses penanaman padi oleh petani tidak terhambat.

Semua permasalahan kompleks satu per satu diurai. Dari kesehatan, air bersih, hingga pertanian. Kita selesaikan bersama OPD terkait.Rapat ini menjadi langkah awal Pemkot Palembang dalam memitigasi dampak kekeringan dan kabut asap agar tidak meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat. (ril)

Pos terkait