Sentuh Warga 35 Ilir, Ayu Giri Bagikan Beras dan Kunjungi Korban Kebakaran

Ayu Nursuri Giri Ramanda, istri Giri Ramanda Kiemas, mendatangi langsung warga 35 ilir.

KATANDA.ID, Palembang – Demi menjalin silaturahmi dengan masyarakat jelang Idul Fitri. Ayu Nursuri Giri Ramanda, istri Giri Ramanda Kiemas, mendatangi langsung warga 35 ilir, Sabtu (7/5/22).

Kegiatan yang berlangsung spontan tersebut bertujuan untuk menjalin kembali kedekatan pada warga 35 ilir. Maklum saja, sejak pandemi dua tahun terakhir tidak banyak kesempatan untuk dapat melakukan pertemuan.

Bacaan Lainnya

“Moment ini adalah bentuk kerinduan saya pada ibu-ibu semua, mengingat setelah dua tahun terakhir kita tidak bisa berkumpul dikarenakan pandemi,” ungkap Ayu di tengah warga 35 ilir.

“Kedatangan saya ini murni untuk bertemu dan berbagi di bulan baik ini, bukan bermaksud apa pun,” pungkasnya.

Sementara itu Salmah, ketua RW 07 kelurahan 35 Ilir berharap akan lebih banyak ke perdulian serupa kepada warganya. Terlebih kondisi pandemi saat ini menyulitkan kehidupan mereka.

“Semoga akan lebih banyak orang seperti ibu Ayu yang mau terus melihat langsung kondisi warga ditengah pandemi ini,” harapnya.

Tak hanya memberikan bantuan berupa beras kepada warga. Ayu juga menyempatkan diri menemui korban kebakaran di RT 10, RW 03 kelurahan 35 Ilir.

Dengan mengendarai motor, ia menembus lorong lorong sempit yg berbatasan dengan rumah warga dan anak sungai. Ayu bahkan tak lelah berjalan kaki, tatkala motor tak bisa lagi melaju di lorong sempit tersebut.

Disambut oleh korban kebakaran, bapak M Azuan dan Amril Hidayat, ia tak segan langsung berbaur. Duduk di pelataran Masjid yang bersebelahan dengan puing kebakaran itu.

“Yang sabar ya pak buk, ini cobaan Allah, insya Allah akan diberikan rejeki lebih baik kedepannya. Pasti Allah menginginkan yang terbaik untuk keluarga bapak dan ibu,” kata wanita yang juga ketua IKATRI Sumsel tersebut.

Sementara itu M Azuan, tak henti berucap Terimakasih kepada ibu Ayu yang menyempatkan diri melihat puing rumahnya. “Kejadian begitu cepat, saat itu saya sedang di sawah ketika salah satu warga nenjemput saya,” katanya seraya menyeka air mata. (Ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *