Medco Power Bersama Telkom dan SingTel Kembangkan Data Center di Batam

Peresmian peletakan batu pertama Data Center di Kabil Integrated Industrial Estate (KIIE) Batam. (FOTO-FOTO : Humas Medco Energi)

KATANDA.ID, Batam – Di penghujung 2022, dua perusahaan nasional PT Medco Energi bersama Telkom Group menggandeng Singtel (perusahaan telekomunikasi) dari Singapura membangun Data Center di Kabil Integrated Industrial Estate (KIIE) Batam.

Pembangunan data center tersebut ditandai dengan penandatanganan Head of Agreement bersamaan dengan peresmian peletakan batu pertama yang dihadiri Wakil Menteri BUMN II RI Kartika Wirjoatmodjo, Presiden Direktur Medco Power Eka Satria, Direktur Utama Telkom Ririek Andriansyah, Direktur Wholesale and International Service Telkom Indonesia Bogi Witcaksono dan CEO Grup Singtel Yuen Kuan Moon, Rabu (2/12).

Bacaan Lainnya

Dalam keterangan pers Medco menyebutkan, pembangunan data center dilaksanakan oleh anak perusahaan, PT Medco Power Indonesia, NeutraDC (anak perusahaan Telkom) dan ST Dynamo Holdings (anak perusahaan Singtel) sebagai connectivity hub regional dan domestik serta menggunakan energi bersih dan terbarukan (renewable energy) yang akan dipasok oleh PT Medco Power.

Menurut Presiden Direktur Medco Power Eka Satria mengatakan, “Medco Power akan bekerjasama dengan Telkom Group dan Singtel untuk mengembangkan data center di Batam dan menyediakan listrik yang handal, bersih dan ramah lingkungan. Kami menyuplai 50 persen listrik dan kami akan menyediakan energi bersih untuk proyek ini.”

Sementara itu menurut CEO MedcoEnergi Roberto Lorato, “Kolaborasi tiga perusahaan ini merupakan bagian dari komitmen Medco dalam penyediaan energi bersih dan terbarukan untuk mendukung mitra bisnis Medco. Sejalan dengan target perusahaan dalam mencapai net zero emission,” katanya.

Pembangunan data Data Center di Kabil Integrated Industrial Estate Batam berkapasitas 51 MW tersebut ditargetkan beroperasi pada kuartal II 2024.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengharapkan pembangunan Data Center di Batam akan meningkatkan valuasi Telkom. “Kami ingin meningkatkan valuasi perusahaan lewat peran Telkom dalam ekonomi digital. Kami percaya Data Center ini bisa jadi yang terbesar di Indonesia,” ujarnya.

PT Telkom membangun Data Center di Batam antara lain karena lokasinya berdekatan dengan Singapura. “Batam menjadi pilihan untuk bangun Data Center karena mengincar pasar Singapura. Connectivity di Batam ke Singapura itu juga sudah berlapis-lapis,” kata Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Adriansyah. (ril/mas)

 

Pos terkait