Empat Proper Emas 2022 Diraih Anak Perusahaan Pupuk Indonesia

Pabrik Pupuk PT Pusri. (FOTO : Humas Pupuk Indonesia)

KATANDA.ID, Jakarta — Empat anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meraih penghargaan bergengsi Proper (Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup) 2022 peringkat emas.

Dalam keterangan pers Pupuk Indonesia, ada lima penghargaan Proper 2022 yang diraih BUMN pupuk anak perusahaan PT Pupuk Indonesia. Empat Proper peringkat emas diraih PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kalimantan Timur, dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri). Satu BUMN lainnya PT Pupuk Iskandar Muda meraih Proper peringkat hijau.

Bacaan Lainnya

Dari empat perusahaan yang meraih peringkat emas, bagi PT Pusri dan PT Pupuk Kujang ini merupakan yang pertama kali meraih peringkat emas, tahun sebelumnya selalu meraih peringkat emas.

“Sudah 11 tahun Pusri selalu mendapat peringkat hijau. Alhamdulillah tahun 2022 PT Pusri meraih peringkat emas. Ini kado bagi PT Pusri yang baru berulangtahun ke 63 pada 24 Desember lalu,” kata Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh, Kamis (29/12).

Sementara itu menurut Direktur Utama Pupuk Kujang Maryadi, Proper emas ini adalah sejarah untuk Pupuk Kujang. “Kita akan berusaha mempertahankannya.”

Dalam keterangan pers PT Pupuk Indonesia menyebutkan bahwa Proper merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) bagi pelaku usaha dalam pengelolaan lingkungan hidup. Penghargaan ini diserahkan langsung Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya di Istana Wakil Presiden, Kamis (29/12).

Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama kurang lebih 25 tahun Proper ditujukan untuk mendorong setiap aktivitas bisnis agar tidak sekadar menjadi pemenuhan ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup. Bagi dunia usaha PROPER harus menjadi platform melakukan praktik bisnis berkelanjutan dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau.

“Kriteria penilaian Proper setiap tahun kian kompleks mengikuti kebutuhan dan tuntutan zaman. Tahun ini penilaiannya sudah mencakup penerapan penilaian life cycle assessment dan pelaksanaan inovasi sosial,” ujar Wapres.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya menyerahkan Penghargaan Proper Emas kepada Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh di Istana Wakil Presiden, Jakarta. (FOTO : Dok Humas PT Pusri)

Menurut  Menteri LHK Siti Nurbaya pada penganugerahan Proper 2021 – 2022 terdapat 51 perusahaan dengan penilaian PROPER peringkat emas, 170 perusahaan peringkat hijau, 2.031 perusahaan peringkat biru, 887 perusahaan peringkat merah, 2 perusahaan peringkat hitam, serta 59 perusahaan tidak dapat diumumkan karena sedang berproses di Ditjen Gakkum KLHK dan tidak lagi beroperasi.

Penilaian dilakukan oleh Dewan Pertimbangan Proper yang imparsial, independen, dan beranggotakan dari unsur akademisi dan tokoh masyarakat. Adapun variabel penilaian terus berkembang dari waktu ke waktu yang ditetapkan dan disusun secara konseptual.

“Setelah sebelumnya dipakai variabel penilaian dalam kerangka life cycle analysis atau assessment, inovasi sosial, dan social return on investment, maka pada tahun ini berkembang kepada variabel dalam kriteria penilaian Proper yaitu dalam kerangka Green Leadership,” kata Siti Nurbaya.

Atas capaian prestasi di bidang lingkungan tersebut Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto menjelaskan, bahwa dalam pengelolaan lingkungan hidup Pupuk Indonesia dan anak perusahannya senantiasa berkomitmen untuk mencegah pencemaran lingkungan dan mengelola dampak kegiatan bisnis perusahaan terhadap lingkungan.

Realisasinya, Pupuk Indonesia grup melakukan kegiatan pengelolaan sumber daya alam melalui implementasi life cycle analysis pada program efisiensi energi, penurunan emisi, implementasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Limbah Bahan Beracun Berbahaya (B3) dan Non-B3, efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air serta program perlindungan keanekaragaman hayati, baik flora maupun fauna.

Selain ketaatan (compliance), Pupuk Indonesia grup juga memiliki inovasi sosial yang masuk dalam kriteria penilaian lebih dari yang dipersyaratkan (beyond compliance). Program inovasi tersebut antara lain Kilau Samudera (dari Pupuk Kalimantan Timur), Literasi (Petrokimia Gresik), Kampung Nanasku (Pupuk Kujang) dan Sesera (Pupuk Sriwidjaja).

“Program inovasi yang menjadi keunggulan anak perusahaan ini juga menjadi pendorong perolehan peringkat emas,” ujar Nugroho.

Dari prestasi Proper, Pupuk Kalimantan Timur dan Petrokimia Gresik berhasil mempertahankan capaian Proper emas, Pupuk Kalimantan Timur berhasil meraih Proper emas lima kali berturut-turut sejak 2018, dan Petrokimia Gresik sudah dua kali meraih Proper emas.

“Pupuk Indonesia grup akan senantiasa menjaga komitmen dan menunjukkan keunggulan lingkungan dalam proses produksi dan jasa, serta melaksanakan bisnis yang beretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat,” kata Nugroho. (ril/mas)

Pos terkait