SMBR Gabung SIG, Direksi Jumpa Gubernur Sumsel

Gubernur Sumsel bersama Direksi PT Semen Baturaja. (FOTO : Humas SMBR)

KATANDA.ID, Palembang – Pasca Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Semen Baturaja (SMBR) Tbk 24 Januari lalu, Rabu (1/2) direksi BUMN semen bersama manajemen melakukan audiensi dengan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru di kantor Pemerintah Provinsi Sumsel.

Direktur Utama SMBR Daconi Khotob datang bersama Direktur Operasi Suherman Yahya dan VP Corporate Secretary Doddy Irawan dan Senior Manajer Secretarial & Stakeholder SMBR M Mu’ammar Syah Reza.

Bacaan Lainnya

Pada pertemuan tersebut Daconi menjelaskan tentang integrasi SMBR ke Semen Indonesia Grup (SIG). “SMBR resmi bergabung ke SIG yang ditandai dengan penandatanganan Akte Inbreng pada tanggal 19 Desember 2022 lalu. Daconi juga menjelaskan hasil RUPSLB tentang perubahan pengurus perseroan.

“Integrasi ini memperkuat posisi industri semen PT Semen Baturaja di wilayah Sumatra Bagian Selatan. Pada 2022 kinerja Semen Baturaja meningkat dari tahun sebelumnya. Ini juga berkat dukungan Pemda dalam pembangunan dan perizinan bagi perusahaan, Semoga kerjasama ini dapat terus terjalin untuk pembangunan Sumsel ke depan,” katanya.

Sementara itu Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa sinergi yang harmonis antara pemerintah provinsi dan BUMN diperlukan agar pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga dengan baik dan tetap menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumsel.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang telah dilakukan oleh SMBR selama ini,” kata Herman Deru.

Gubernur Sumsel juga menyatakan akan terus mendukung pengembangan SMBR. “Perusahaan ini adalah perusahaan kebanggan masyarakat OKU Raya, yaitu Kabupaten OKU, Kabupaten OKU Timur, dan Kabupaten OKU Selatan serta Sumatera Selatan. Ini sangat bersejarah sehingga harus tetap kita dukung agar SMBR ini menjadi perusahaan kebanggaan masyarakat Sumsel dan jangan sampai merek Semen Baturaja jadi hilang,” ujarnya.

Daconi juga menjelaskan rencana SMBR mengembangkan area tambang untuk bahan baku semen di Baturaja ke arah Lengkiti. Pengembangan mengantisipasi makin meningkatnya kinerja PT Semen Baturaja 2022 hampir 100 persen dibandingkan tahun 2021.

Untuk rencana pengembangan area tambang baru Daconi minta dukungan Gubernur Sumsel baik dalam hal pembangunan dan izin. “Jika proses IUP dan lainnya selesai maka ditargetkan tambang tersebut sudah mulai dapat berproduksi akhir tahun 2023,” kata Daconi. (ril/mas)

Pos terkait