PPP Siap Koalisi dengan PDIP, Calonkan Megawati – Mahfud MD Sebagai Capres – Cawapres 2024-2029

Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP PPP Emron Pangkapi. (FOTO : FB Emron Pangkapi)

KATANDA.ID, Jakarta – “Partai Persatuan Pembamgunan atau PPP membuka ruang untuk berkoalisi dengan PDIP dan siap mencalonkan Megawati Soekarno Putri dan Mahfud Md sebagai Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2024-2029.”

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP PPP Emron Pangkapi. Dalam keterangan persnya, Emron Pangkapi menyampaikan, gagasannya itu untuk memecahkan kebuntuan dengan alternatif terbaik bagi masa depan bangsa.

Bacaan Lainnya

“Usulan berkoalisi dengan PDIP sebagai jalan baru untuk menghentikan dominasi isu KIB-KIR. Adalah sebuah kepatutan nasional, menempatkan partai terbesar menjadi pemimpin koalisi,” kata Emron yang pernah menjabat Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Kamis (20/4).

Menurut Emron gagasan koalisi ini akan dibawa ke Rapat Majelis Tinggi PPP atau pimpinan lintas majelis sebagai lembaga pengambilan keputusan yang bersifat strategis. “Mega-Mahfud adalah jalan lurus menuju Indonesia berkeadaban,” ujarnya.

Mantan Anggota MPR RI ini juga melihat Megawati dan Mahfud MD saat ini sedang pada posisi puncak sebagai negarawan dan intelektual sejati yang layak diberikan kehormatan.

“Duet Magawati – Mahfud MD diyakini akan membuat Indonesia hebat di tengah ancaman ekonomi dunia yang suram. Dengan pengalaman pernah Presiden (2001-2004),  dan sukses mengelola soliditas partai besar, Megawati tidak diragukan sebagai yang terkuat. Cawapres Mahfud Md sudah membuktikan dirinya hidup-mati untuk bangsa ini. Tak usah pakai survei, naluri mayoritas anak bangsa Insya Allah akan memilih pasangan ini,” ujar Emron yang pernah menjabat Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Silaturahmi dengan Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP PPP Emron Pangkapi. (FOTO : Jon Morino)

Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP PPP ini melihat ke depan gelagat dunia  yang suram dengan kondisi serba tidak menentu, memerlukan tokoh teguh pendirian seperti Megawati dan Mahfud MD.

Alasannya, Megawati yang kini berusia 76 tahun sedang “matang” akan tampil menjadi pemimpin senior dunia. “Megawati segenerasi dengan para pemimpin Asia  lainnya seperti dari Malaysia Anwar Ibrahim 76 tahun,  dari Brunei Sultan Bolkiah 77,  dari Timor Leste Ramos Horta 73 tahun,  serta pemimpin dunia seperti Joe Biden 80 tahun, Donald Trump 76 tahun, pemimpin Palestina Mahmud Abas 84 tahun, pemimpin Kuba Raul Castro 91 tahun.”

“Inilah momentum tepat Ibu Megawati turun gunung membenahi bangsa,” kata Emron Pangkapi Wakil Ketua Umum PPP yang mendeklarasikan PPP bergabung KIH 2014 yang lalu.

Bagi PPP menurut Emron,  mencalonkan Megawati-Makfud mengulangi duet Mega – Hamzah pada 2001 – 2004 yang melahirkan pemerintahan bercorak nasional relegius.

Emron Pangkapi menceritakan apa yang terjadi pada pilpres 2019. Waktu itu  PPP sudah meng-endors Mahfud MD sebagai Wakil Presiden mendampingi Jokowi. “Namun sayang, 30 menit sebelum pengumuman Pelataran namanya tergeser,” kenangnya.

Sementara itu di internal PPP, pada setiap Mukernas PPP, nama Mahfud MD selalu teratas dalam nominasi PPP untuk pimpinan nasional. (maspril aries)

Pos terkait